UNTUK INDONESIA
Bukit Soeharto dan Empat Wisata Tersembunyi di Kaltim
Bukit Soeharto, pernah mendengarnya? Kawasan konservasi hutan yang terkenal di Kalimantan Timur (Kaltim).
Bukit Soeharto sempat disebut menjadi Ibu Kota Indonesia. (Foto: apahabar)

Jakarta - Bukit Soeharto, pernah mendengarnya? Kawasan konservasi hutan yang terkenal di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan nama Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

Selain Bukit Soeharto, Kaltim masih memiliki beberapa objek wisata tersembunyi yang wajib dinikmati keindahannya. Berbagai destinasi menarik, mulai dari liburan budaya kearifan lokal masyarakat hingga 'surga' wisata air.

Berikut Tagar rangkumkan dari berbagai sumber lima wisata tersembunyi di Kalimantan Timur.

1. Danau Labuan Cermin, Biduk Biduk

Danau Labuan CerminDanau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk Kalimantan Timur. (Foto: superadventure)

Danau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk Kalimantan Timur. Bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar enam sampai tujuh jam dari ibu kota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, Kalimantan Timur. 

Untuk mencapai Danau Labuan Cermin, mesti menyewa kapal dari dermaga dengan harga sewa kapal 200 ribu rupiah, lebih murah jika datang bersama rombongan. 

Pesona Danau Labuan Cermin terlihat dari air yang jernih, dasar danau yang berupa pasir laut bisa terlihat dengan jelas. Istimewanya, Labuan Cermin memiliki lapisan yang membuat cahaya matahari memantul. 

Danau Labuan Cermin memiliki rasa asin bila mengecap air dari permukaan danau, sementara air di dasar danau akan terasa tawar.

2. Pulau Beras Basah, Bontang

Pulau Beras BasahPulau Beras Basah memiliki panorama yang indah. (Foto: backpackerjakarta)

Jika ingin suasana alam yang lebih tenang dan jauh dari perkotaan, Pulau Beras Basah harus dimasukkan ke dalam list.

Alasan mengapa dinamakan Pulau Beras Basah karena cerita di masa lalu, mengisahkan tentang sebuah kapal layar. Konon berlayar dari Pulau Celebes Sulawesi untuk mengangkut barang berupa karung, berisi ribuan ton beras untuk dibawa menuju ke Bontang.

Saat ombak besar datang menghantam, kapal karam. Muatan ribuan ton beras hingga hanyut dan menutupi sebagian permukaan air di sekitar pulau. Dari sanalah masyarakat kemudian memberi Pulau Beras Basah.

Pulau Beras Basah memiliki panorama yang indah. Sepaket dengan airnya yang jernih, ketenangan ombaknya, dan kelembutan pasir putih.

Panorama bawah lautnya juga tak kalah menarik. Barisan terumbu karang berjejer cantik bersama aneka biota laut berwarna-warni. Spot yang asyik untuk snorkeling. 

3. Bukit Soeharto

Bukit SoehartoBukit Soeharto sempat disebut menjadi Ibu Kota Indonesia. (Foto: apahabar)

Bukit Soeharto merupakan kawasan konservasi hutan. Bukit Soeharto terkenal dengan nama Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

Lahan seluas 61.850 hektare ini ditetapkan sebagai sebuah kawasan konservasi pada tahun 1991 silam saat era Pak Harto. Alasan yang membuat lebih terkenal dengan nama Bukit Soeharto.

4. Pulau Kumala Tenggarong, Kutai Kartanegara

Pulau KumalaPulau Kumala merupakan daerah delta, menyerupai pulau kecil di tengah Sungai Mahakam. (Foto: pesonawisataindonesia)

Pulau Kumala merupakan daerah delta, menyerupai pulau kecil di tengah Sungai Mahakam. Memanjang ke sebelah barat Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Sejak tahun 2000, daratan seluas 76 hektare ini dirancang menjadi sebuah taman wisata rekreasi dengan arsitektur perpaduan antara teknologi modern dan budaya tradisional.

Pembangunannya dilakukan secara bertahap dengan penambahan fasilitas-fasilitas rekreasi untuk menarik minat pengunjung. Target pengunjungnya adalah keluarga yang ingin menikmati akhir pekan atau hari libur, serta anak-anak.

5. Pulau Kaniungan, Berau

Pulau KaniunganPulau Kaniungan belum banyak dikenal dikalangan wisatawan. (Foto: backpackerjakarta)

Pulau Kaniungan belum banyak dikenal dikalangan wisatawan. Hal itu membuat kealamiannya masih sangat terjaga. Dari Tanjung Redeb melalui jalur darat menempuh perjalanan kurang lebih lima hingga enam jam, menuju Kecamatan Biduk-Biduk.

Pulau Kaniungan berpenghuni, terdapat bangunan bangunan Villa setengah jadi, karena akan segera dikomersilkan dan dibangun dermaga untuk bersandar kapal besar, bahkan kapal selam. 

Meskipun tergolong sepi penduduk, namun selalu ramai di kunjungi. Pulau yang masih menjadi bagian dari Teluk Sumbing ini memiliki luas 3 kali lebih besar dari Pulau Derawan.

Sajian bawah laut Kaniungan dikenal di kalangan divers sebagai spot luar biasa dalam penyelaman bawah laut. []

Berita terkait
Lima Lokasi Wisata Mempesona di Bumi Papua
Ada beberapa tempat wisata alam menarik yang dapat kita kunjungi di Papua.
Lima Olahraga Ringan Sebelum Mendaki Gunung
Kegiatan 'berbau' alam saat ini banyak diminati masyarakat. Termasuk mendaki gunung. Ada olahraga ringan agar pendakian berjalan mulus.
Lima Lokasi Wisata Baru di Bogor
Sebagai daerah yang sejuk dan menenangkan, Bogor memiliki berbagai lokasi wisata menakjubkan baru yang bisa dikunjungi saat masa liburan tiba.
0
Dua Kakek Setubuhi Anak di Takalar Sul-Sel Diciduk
Dua kakek di Takalar Sulawesi Selatan ditangkap polisi karena tega memperkosa anak di bawah umur berulang kali.