Arema FC vs Persebaya, Jual Beli Gol Demi Juara

Final kedua Arema FC vs Persebaya Surabaya bakal terjadi jual beli gol lagi untuk menentukan gelar juara Piala Presiden di Malang, Jumat (12/4).
Pemain Arema FC Jayus Hariono (putih) saat mengawal Irfan Jaya (Persebaya) di pertandingan pertama final Piala Presiden di Gelora Bung Tomo, Surabaya.Kini kedua tim kembali berduel di final kedua di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4) (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Jakarta, (Tagar 11/4/2019) - Jual beli gol demi meraih titel juara Piala Presiden. Arema FC berambisi meraih gelar kedua saat menghadapi Persebaya Surabaya pada final kedua di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/). Dan, produktivitas gol akan menjadi kunci siapa yang akan merengkuh trofi juara. 

Arema pernah memenangi trofi turnamen pembuka kompetisi pada 2017 lalu. Mereka tinggal selangkah lagi untuk menjadi tim pertama yang memenanginya setelah bermain imbang 2-2 di final pertama di kandang Persebaya

Reli gol itu memang menjadikan Singo Edan sedikit di atas angin. Hasil imbang dengan skor 0-0 atau 1-1 misalnya sudah memberi kepastian mereka akan mengangkat trofi. Pasalnya Arema mampu mencetak lebih banyak gol di pertandingan tandang. 

Sebaliknya, Persebaya harus memenangkan duel tersebut untuk meraih trofi juara. Namun laga akan menjadi lebih menarik bila kedua tim melakukan jual beli gol lagi. Arema akan bermain ofensif. Bagaimana tidak, Arema tentu tidak ingin kehilangan kesempatan dan akan berusaha mengejar ketinggalan bila Persebaya unggul lebih dulu di pertandingan tersebut.

Hasil di final pertama belum menjadi jaminan. Jadi, kami tetap menargetkan kemenangan untuk menjadi juara.

Pelatih Arema Milomir Seslija menyatakan hasil imbang di final pertama belum memberi jaminan timnya bakal juara. Dengan skor imbang di laga pertama, menurut dia, peluang kedua tim tetap sama besar. Hanya, dia optimistis Arema FC bakal meraih prestasi juara di kandang sendiri. 

"Hasil di final pertama belum menjadi jaminan. Jadi, kami tetap menargetkan kemenangan untuk menjadi juara," kata Milo, sapaannya.

"Ini memang akan menjadi pertandingan yang tidak mudah. Tetapi, saya optimistis karena tim akan bekerja keras untuk menang demi menjadi juara," lanjut dia. 

Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro tegaskan timnya masih berpeluang menjadi juara. Menurut dia tidak ada yang tidak mungkin. Dan, Persebaya tidak punya pilihan kecuali memenangkan pertandingan. 

"Secara agregat Arema diuntungkan. Apalagi mereka bermain di kandang sendiri. Namun kami datang untuk siap bertanding. Kami memiliki motivasi di pertandingan final ini," kata Sugiantoro. 

Menurut dia tim terinspirasi dengan Manchester United yang mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Paris Saint Germain di babak 16 Besar Liga Champions. Setelah kalah 0-2 di kandang sendiri, MU berhasil bangkit dan berbalik unggul 3-1 yang membawa mereka ke perempat final. 

Pertandingan itu rencananya digelar pada pukul 19.00 WIB. Namun padatnya acara penutupan, pertandingan diundur menjadi pukul 20.00 WIB.[]

Baca juga: 

Persebaya Kontra Arema, Polisi: Aremania Tidak Boleh Datang

HUT Arema, Aremani Napak Tilas Pesta Yel-yel Arema… Arema...

Berita terkait
0
Pancasila, Nilai Luhur Bangsa Penuntun di Kegelapan
Nilai-nilai dalam Pancasila merupakan perasan dari nilai kehidupan bangsa yang bisa menuntun seluruh anak bangsa untuk berfikir dan bersikap.