Apa Itu Analisis Fundamental Pada Saham? Ketahui Sebelum Memulai

Metode analisis saham ini dianggap berbeda dengan analisis teknis, yang memperkirakan arah harga melalui analisis data pasar historis.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Fundamental saham adalah faktor yang berkontribusi pada nilai atau nilai perusahaan yang mendasarinya sebagai bisnis. 

Fundamental dapat mencakup data kuantitatif yang terukur (seperti arus kas dan rasio utang terhadap ekuitas) dan kualitatif, faktor situasional (seperti model bisnis dan keunggulan kompetitif). Metrik kuantitatif dan faktor kualitatif yang paling umum yang membentuk fundamental perusahaan.

Analisis Fundamental adalah metode untuk mengukur nilai intrinsik sekuritas dengan memeriksa faktor ekonomi dan keuangan terkait. Analis fundamental mempelajari apa saja yang dapat mempengaruhi nilai sekuritas, mulai dari faktor ekonomi makro seperti keadaan ekonomi dan kondisi industri hingga faktor ekonomi mikro seperti efektivitas manajemen perusahaan.

Tujuan akhirnya adalah untuk sampai pada angka yang dapat dibandingkan oleh investor dengan harga sekuritas saat ini untuk melihat apakah sekuritas tersebut undervalued atau overvalued. Metode analisis saham ini dianggap berbeda dengan analisis teknis, yang memperkirakan arah harga melalui analisis data pasar historis seperti harga dan volume.


Untuk apa analisis fundamental digunakan?

Investor dan institusi sering menggunakan analisis fundamental untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang nilai intrinsik perusahaan. Di sini, nilai intrinsik mengacu pada nilai "sebenarnya" sebuah perusahaan (bukan nilai pasarnya) berdasarkan banyak faktor yang berkontribusi pada kesehatan dan kesuksesannya.

Investor yang lebih menyukai analisis fundamental daripada analisis teknis percaya bahwa harga saham perusahaan tidak selalu merupakan ukuran yang akurat dari nilai perusahaan. Dengan melakukan analisis fundamental, seorang investor dapat mengidentifikasi saham yang mereka yakini undervalued oleh pasar dan memilih untuk berinvestasi di dalamnya dengan harapan harga akan naik dalam jangka panjang karena nilai perusahaan menjadi jelas bagi pasar dari waktu ke waktu. Demikian pula, seorang investor dapat memilih untuk menjual saham yang telah mereka pegang yang harganya telah naik karena analisis fundamental memberi tahu mereka bahwa itu sekarang dinilai terlalu tinggi oleh pasar. []

(Ghariza Syifa Riyashi)


Baca Juga





Berita terkait
Mana yang Lebih Baik, Jadi Investor Saham atau Trader Saham?
Untuk menjadi seorang trader atau investor yang sukses tentunya Anda harus memiliki pilihan. Keduanya menjanjikan dan menawarkan keuntungan
6 Tips Menjadi Selebriti Saham di Pasar Modal
Pasal modal menjadi daya tarik tersendiri di kalangan investor dan trader karena menawarkan keuntungan yang menggiurkan.
Perbedaan Antara Trader Saham dan Investor Saham
Trader saham diibaratkan seperti pedagang yang melakukan transaksi jual beli dengan cepat. Investor seperti seorang kolektor.
0
Kasus Mafia Tanah, Sofyan Djalil: Kementerian ATR/BPN Berikan Perhatian Serius
Maraknya kasus mafia tanah akhir-akhir ini yang tampil di berbagai media, akan memberikan tekanan kepada para pihak yang seharusnya menanganinya.