UNTUK INDONESIA
Angka Kesembuhan Pasien Covid Maros Capai 63,6 Persen
Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mencapai 63,6 persen
Update Corona di Kabupaten Maros. (Foto: Dok Tagar/Ilustrasi Aan Febriansyah)

Maros - Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan sebesar 63,6 persen dari seluruh kasus Covid-19 yang dilaporkan. Merujuk pada data Gugus Tugas Covid-19 Maros per tanggal 21 Juli 2020, angka kesembuhan mencapai 222 orang.

Sementara jumlah yang dirawat akibat Covid-19 sebesar 4,6 persen dan yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 29,5 persen.

Laporan beberapa hari terakhir ini menunjukkan adanya pertanda baik.

"Berdasarkan laporan harian per tanggal 21 Juli, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertamabah sebanyak tujuh orang sehingga total akumulasinya saat ini yang sembuh dari positif sebanyak 222 orang," kata Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros dr. Syarifuddin, Rabu, 22 Juli 2020.

Baca juga:

Menurutnya, meski sempat ada peningkatan jumlah terkonfirmasi positif, namun jumlah yang sembuh dalam beberapa hari terakhir ini juga menunjukkan tren yang baik. Dari data gugus tugas setiap hari ada pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

"Laporan beberapa hari terakhir ini menunjukkan adanya pertanda baik. Jumlah positif Covid-19 lebih sedikit dibandingkan jumlah positif yang dinyatakan sembuh. Semoga tren ini semakin baik dan lebih banyak warga yang dapat terhindar," ujarnya.

Syarifuddin menyebut meski tren positif Covid-19 sembuh semakin banyak, Ia tetap meminta masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dengan ketat utamanya dengan memakai masker saat beraktivitas, menjaga jarak, dan membiasakan mencuci tangan baik pakai sabun maupun handsanitizer.

"Meski tren membaik, pemerintah dan masyarakat diminta tidak lengah. Laju penularan Covid-19 masih terjadi dan patut diwaspadai," jelasnya. []

Berita terkait
Delapan Rumah Warga Maros Terbakar
Delapan unit rumah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ludes terbakar.
Warga Maros Bisa Beraktivitas di Makassar Tanpa Suket
Perwali yang mewajibkan warga yang masuk Makassar memiliki Suket, namun ini tidak berlaku untuk warga MAros dan Gowa. Ini alasannya.
Penyebab Angka Pernikahan di Maros Menurun
Kemenag Maros mencatat pada Mei 2020 hanya terjadi tujuh pernikahan. Menurunnya angka pernikahan akibat pandemi Covid-19.
0
Cuti Bersama, Protokol Kesehatan di Bukittinggi Makin Ketat
Kota Bukittinggi sebagai daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat akan berlakukan protokol kesehatan ketat di objek wisata.