UNTUK INDONESIA
Penyebab Angka Pernikahan di Maros Menurun
Kemenag Maros mencatat pada Mei 2020 hanya terjadi tujuh pernikahan. Menurunnya angka pernikahan akibat pandemi Covid-19.
Ilustrasi - Foto Menikah - Fahzian Aldevan

Maros - Selama masa pandemi virus corona atau covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Penurunan angka pernikahan tersebut berdasarkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Maros.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Maros Muhammad Tonang mengakui adanya penurunan angka pernikahan selama pandemi Covid-19 melanda Sulawesi Selatan. Berdasarkan data Mei 2020, Kemenag Maros mencatat hanya ada tujuh laporan pernikahan.

Terlebih ada perbatasan untuk pelaksanaan pernikahan di kantor layanan KUA hanya boleh dihadiri maksimal 10 orang.

"Penurunan jumlah pasangan menikah dari Maret sampai Mei 2020 berdasarkan data jumlah pasangan yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) di Maros. Kalau melihat data ditahun sebelumnya memang ada penurunan jumlah pernikahan tentu hal ini juga dipicu oleh pandemi corona," ujarnya kepada Tagar, Selasa, 7 Juli 2020.

Tonang mengatakan jumlah pasangan menikah selama masa pandemi berkurang antara lain karena penerapan pembatasan dalam pelaksanaan kegiatan di area publik. Termasuk acara pernikahan.

"Terlebih ada perbatasan untuk pelaksanaan pernikahan di kantor layanan KUA hanya boleh dihadiri maksimal 10 orang. Sementara untuk di rumah juga diimbau tidak dihadiri oleh banyak orang. Mereka dibatasi. Ini untuk menghindari penularan Covid-19," ujarnya.

Untuk pernikahan di Maros sendiri selama tahun 2020 terhitung sejak Januari yang tercatat sebanyak 261, Februari sebanyak 113 pernikahan, Maret sebanyak 162 pernikahan, April permintaan pernikahan mulai menurun hanya 105 pernikahan, dan Mei puncaknya hanya sekitar 7 permintaan pernikahan.

”Bulan Mei hanya ada 7 pernikahan. Yakni tiga dilaksanakan di KUA Lau, dua di KUA Turikale, dan dua di Kecamatan Moncongloe,” ucapya. []

Berita terkait
Tidak Pakai Masker Penyebab Covid Meningkat di Maros
Menurut juru bicara gugus tugas Covid-19 Maros. Penyebab tinginya angka Covid di Maros karena banyak warga yang tidak pakai masker.
Dua Bidan Reaktif, Pelayanan Puskesmas Maros Terhenti
Pelayanan persalinan di Puskesmas Turikale, Maros Sulsel terhenti sementara akibat dua bidannya reaktif Covid-19.
Sampah Menggunung, TPA di Maros Butuh Perluasan
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontoramba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan kini sudah melebihi kapasitas penampungan.
0
Kronologi Kebakaran Tewaskan Nenek di Padang Sumbar
Polsek Lubuk Begalung, Padang belum mengetahui penyebab kebakaran yang menewaskan seorang nenek 90 tahun.