UNTUK INDONESIA
Adu Kekuatan Kapal Perang di Laut China Selatan
Sengketa maritim di kawasan Laut China Selatan melibatkan beberapa negara dengan kekuatan armada sendiri dengan penengah Amerika Serikat
Kapal Induk Kebanggaan Cina (Foto: dw.com/id)

Jakarta - Sengketa wilayah di Laut China Selatan picu adu kekuatan militer di wilayah. Anggaran militer sejumlah negara naik drastis. Cina anggarkan pembelian senjata besar-besaran. Yang dilirik pedagang senjata Eropa.

kapal induk chinaKapal Induk Kebanggaan Cina (Foto: dw.com/id)

Kapal Induk Kebanggaan China. Tentara rakyat China mengoperasikan kapal induk Liaoning sejak 2012. Kapal buatan Uni Sovyet tahun 1985 ini dibeli tahun 1998 dari Ukraina. Setelah dirombak dan direnovasi, dilanjutkan dengan pelatihan marinir China, sejak 2016 kapal induk ini dinyatakan siap tempur.

indonesiaIndonesia Andalkan Kapal Eropa (Foto: dw.com/id)

Indonesia Andalkan Kapal Eropa. Indonesia juga melakukan modernisasi alat utama sistem pertahanan laut dengan membeli kapal perang baru. Korvette KRI Sultan Hasanuddin buatan 2007 sdibuat di Belanda. Jerman sejak lama juga menyuplai senjata ke Indonesia dan negara jiran di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

vietnamVietnam Jagokan Lubang Hitam (Foto: dw.com/id)

Vietnam Jagokan Lubang Hitam. Vietnam tak mau ketinggalan, dan tahun silam membeli enam kapal selam pemburu buatan Rusia. Angkatan laut AS dan menjulukinya "lubang hitam" karena kapal selam ini sulit dilcak radar dan nyaris tak berbunyi saat dioperasikan. Zona jelajahnya di kawasan perairan dangkal dan kapal selam ini tangguh menangkal kapal perang maupun kapal selam musuh.

filipinaFilipina Andalkan Kapal Buatan AS (Foto: dw.com/id)

Filipina Andalkan Kapal Buatan AS. Angkatan laut Filpina andalkan kapal perang BRP Gregorio del Pilar dalam sengketa kawasan laut itu. Ini juga bukan kapal baru, melainkan kapal bekas penjaga pantai AS buatan tahun 1967. Setelah dimodernisasi, kapal perang ini diiproklamirkan siap tempur pada 2012. Kawasan operasinya sekitar kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan.

singapuraSingapura Kerahkan Kapal Siluman (Foto: dw.com/id)

Singapura Kerahkan Kapal Siluman. Singapura negara terkecil di Asia Tenggara mengandalkan kapal perang berteknologi tinggi. Kapal siluman kelas Formidable buatan Perancis ini dioperasikan negara pulau itu sejak 2007.

amerikaAS Tetap Dominasi Kawasan (Foto: dw.com/id)

AS Tetap Dominasi Kawasan. Amerika Serikat tetap dominasi kekuatan militer di kawasan. Armada ke 7 Pasifik di Asia berkekuatan hingga 60 kapal perang, 350 pesawat tempur dan 60.000 serdadu. Kapal induk USS Ronald Reagan adalah satu-satunya yang dioperasikan terus menerus di luar perairan AS. Pangkalan kapal induk ini adalah basis AL di Yokosuka, Jepang. Penulis. Rodion Ebbighausen (as/ap)/dw.com/id. []

Berita terkait
Mau Kalahkan China, AS Akan Bangun Armada Laut yang Kuat
Menteri Pertahanan AS, Mark Esper mengungkapkan rencana ambisius untuk memperkuat armada angkata laut melawan tantangan maritim China.
Australia Kecam Beijing Terkait Laut China Selatan
Pemerintah Australia secara resmi menyampaikan penolakan atas klaim Beijing terhadap teritorial Laut China Selatan.
ASEAN Khawatir AS Ambil Alih Laut China Selatan
Sebagian besar negara ASEAN akan berhati-hati dan tidak secara terbuka memihak AS setelah Washington menolak klaim Beijing atas Laut China Selatan.
0
Kapolres di Papua Diminta Amankan Pilkada dan Pengumuman CPNS
Kapolda Papua memerintahkan Polres jajarannya untuk mengamankan Pilkada dan pengumuman CPNS di wilayahnya. Ini alasannya.