UNTUK INDONESIA
Wisata Kena Virus Corona, Moeldoko: Tak Boleh Cemas
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menuturkan penyebaran virus corona memang akan berdampak pada sektor pariwisata dalam negeri.
Wisatawan mancanegara (wisman) membawa barang bawaan setibanya di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu, 22 Januari 2020. (Foto: Antara/Fikri Yusuf)

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menuturkan penyebaran virus corona (Covid-19) memang akan berdampak pada sektor pariwisata dalam negeri. Pasalnya, negara asal virus berasal, China sendiri memberlakukan kebijakan untuk sementara waktu melarang warganya ke luar dari sana.

"Sektor wisata akan terganggu (corona), tapi tidak boleh terlalu cemas," ujar Moeldoko di Kantor Staf Presiden di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020 seperti dilansir dari Antara.

Moeldoko mengatakan kebijakan China itu pun menjadi nilai positif bagi Indonesia. Karena, misalnya, saat ini banyak wisman yang awalnya hendak berwisata ke China mengurungkan niat dan memilih megalihkan destinasi wisata ke Indonesia, seperti ke Bali, Manado, dan daerah lainnya.

Selain itu, berbagai cara bisa dilakukan untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia yakni kebijakan tiket murah atau diskon dan cara lain untuk menarik wisman datang ke Indonesia.

Tunda Penerbangan Rute China

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan kebijakan larangan penerbangan maskapai penerbangan Indonesia dari dan ke seluruh destinasi di China hingga batas waktu yang akan ditentukan. Penundaan berlaku mulai Rabu, 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan kebijakan diambil sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas serta adanya peningkatan skala virus corona menjadi status darurat global yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Penundaan sementara ini ditujukan untuk melindungi masyarakat dari risiko tertular mengingat salah satu yang menjadi potensi masuknya penyebaran virus adalah akses transportasi udara yang erat kaitannya dengan keluar masuknya penumpang internasional," ujar Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 2 Februari 2020.

Bukan hanya seluruh maskapai Indonesia, kebijakan tersebut kata dia berlaku juga untuk maskapai asing yang melakukan penerbangan dari China menuju Indonesia, termasuk penerbangan transit dari China. []

Berita terkait
Turis Jepang Batal ke Yogyakarta karena Takut Corona
Virus Corona berdampak kepada pariwisata Yogyakarta. Akibat virus ini, turis asing dari Jepang batal berkunjung ke Kota Gudeg.
Dinkes Bantah WN China Terpapar Virus Corona di Bali
Dinkes Bali memastikan WN China bernama Jin terpapar virus corona setelah berlibur di Bali pada Januari 2020.
Sakit Gejala Virus Corona, Warga Maluku Dikarantina
Warga Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Maluku dikarantina karena diduga terkena gejala virus corona.
0
Polresta Banyuwangi Ungkap Komplotan Pemalsu Dokumen
Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara mengatakan pemalsuan dokumen dilakukan untuk digunakan pengajuan kredit kendaraan bermotor.