UNTUK INDONESIA
Waspadai Bahaya Masturbasi untuk Kesehatan
Masturbasi sekarang ini bukan hal yang tabu lagi didengar oleh kebanyakan orang. Namun ada bahaya atau risiko yang harus diwaspadai.
Ilustrasi eksitasi seks. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Masturbasi sekarang ini bukan hal yang tabu lagi didengar oleh kebanyakan orang. Namun tak banyak yang mengetahui jika kegiatan seksual ini bisa menimbulkan bahaya atau risiko buruk bagi kesehatan. 

"Dalam dunia medis masturbasi dianggap sebagai ekspresi seksual yang alami dan tidak berbahaya bagi tubuh. Tetapi masturbasi menjadi bahaya kalau pada saat melakukannya kamu memegang cairan sperma atau vagina yang terinfeksi penyakit, kemudian memegang alat kelaminmu sendiri," ucap dokter Retta Fayma Sihombing melalui Channel YouTube SKWAD Health, seperti yang dikutip Tagar, Jumat, 7 Agustus 2020. 

Memang masturbasi ini memiliki risiko lebih rendah terhadap kesehatan. Tetapi bukan berarti mastubasi ini lebih baik dari aktivitas seksual pada umumnya. 

"Risiko yang lainnya yang timbul ketika kamu berbagi seks toys dengan orang lain pada saat kamu melakukan masturbasi. Dan kalau kamu menekuk penis saat ereksi itu akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah sehingga penis tampak bengkak," ujar dokter Retta. 

Menurut dia, masturbasi ini merupakan kegiatan yang normal asalkan tidak terlalu sering dilakukan karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit. "Sebenarnya masturbasi merupakan kegiatan yang normal untuk dilakukan. Tapi, kalau dengan melakukan masturbasi kamu jadi tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan atau kamu tidak lagi produktif dalam hidup, maka sebaiknya kamu menemui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar dokter berdarah batak ini. 

Masturbsi dianggap tidak normal atau bermasalah jika dilakukan di depan umum, merugikan diri sendiri dan orang lain. Berdasarkan riset manfaat masturbasi bagi kesehatan masih terbatas atau minim. Misalnya untuk meringankan stres, mengurangi kram, mencegah penularan PMS atau penyakit menular seksual, meningkatkan kualitas tidur, mengetahui apa yang diinginkan dan tidak diinginkan pada saat berhubungan seksual.     

"Masturbasi memiliki manfaat kesehatan lebih rendah dari pada melakukan hubungan seksual. Melakukan hubungan seksual dapat memberikan manfaat kesehatan seperti menjaga tekanan darah, kesehatan jantung, dan juga kesehatan prostat," ucap dokter Retta. []

Baca juga:

Berita terkait
Lima Keunikan Terjadi Usai Orgasme
Ada hal unik dan aneh yang bisa terjadi ketika usai orgasme, berikut Tagar berikan ulasannya.
Cara Tahan Lama Berhubungan Intim Tanpa Obat Kuat
Ada beberapa cara yang bisa dicoba agar berhubungan intim bisa lebih lama tanpa mengonsumsi obat kuat. Berikut penjelasannya.
Cara Aman Berhubungan Intim Saat Kondisi Hamil
Tak sedikit orang yang bertanya-tanya mengenai keamanan berhubungan intim saat wanita dalam kondisi hamil. Berikut penjelasannya.
0
Waspadai Bahaya Masturbasi untuk Kesehatan
Masturbasi sekarang ini bukan hal yang tabu lagi didengar oleh kebanyakan orang. Namun ada bahaya atau risiko yang harus diwaspadai.