UNTUK INDONESIA
Warga Tidak Percaya Corona, Ini Pesan Jubir Covid Maros
Sejumlah warga di Kabupaten Maros belakangan ini semakin tidak percaya dengan adanya virus Corona. Ini penjelasan dokter.
Masyarak Maros tidak percaya dengan adanya Covid-19. (Foto: Tagar/Ilustrasi Aan Febriansyah)

Maros - Sejumlah warga belakangan ini semakin tidak percaya dengan adanya virus Corona. Banyak yang menyebut virus asal Wuhan, China ini hanya akal-akalan elite saja. Bahkan beberapa warga lebih mempercayai berita-berita yang sumbernya tidak jelas.

Bagi yang tidak percaya, semua orang berpeluang untuk terjangkit virus ini.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros, dr Syarifuddin mengatakan virus Corona tidak dapat dilihat secara kasat mata, untuk melihat ganasnya virus ini harus dilihat dengan menggunakan mikroskop.

"Bagi yang tidak percaya, semua orang berpeluang untuk terjangkit virus ini. Jangan sampai lengah dan mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku," ujarnya.

Baca juga:

Syarifuddin berpesan kepada masyarakat di Maros untuk senantiasa menjaga diri dan keluarga dari serangan Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi kegiatan menjalankan protokol kesehatan bukan hanya di Maros, atau disekitarnya saja tapi berlaku diseluruh penjuru dunia.

"Sebaiknya dalam menghadapi pandemi Covid-19, kita semua lebih baik melakukan pencegahan dengan menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai terjangkit baru percaya dengan adanhya pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Dengan menjalankan protokol kesehatan dengan baik, peta penyebaran Covid-19 akan lebih mudah untuk ditekan. Dan jika ada yang sudah terkonfirmasi positif membuat petugas akan lebih mudah untuk melakukan pelacakan.

Diketahui hingga Senin, 3 Agustus 2020  data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Maros mencatat sudah 401 orang warga yang terkonfirmasi virus Corona.

"Dari total itu, yang sembuh sudah sebanyak 280 kasus sementara yang masih konfirmasi positif 112. Dan yang meninggal sembilan orang," jelasnya. []

Berita terkait
Masyarakat di Maros Belum Pasang Bendera Merah Putih
Sejumlah warga di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan belum memasang bendera. Ini alasannya.
Air Terjun Bantimurung Maros Diserbu Wisatawan
Air terjun Bantimurung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diserbu pengunjung saat lebaran Idul Adha 1441 Hijriah.
Nikmati Keindahan Bukit Teletubies di Maros
Jika ingin berwisata ke Kabupaten Maros Sulsel, jangan lupa mengunjungi bukit Teletubies.
0
Warga Tidak Percaya Corona, Ini Pesan Jubir Covid Maros
Sejumlah warga di Kabupaten Maros belakangan ini semakin tidak percaya dengan adanya virus Corona. Ini penjelasan dokter.