UNTUK INDONESIA
Warga Keluhkan Kosongnya Dokter Kandungan di Singkil
Sejumlah warga Aceh Singkil meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, Aceh untuk segera menambahkan dokter spesialis kandungan.
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Singkil - Sejumlah warga Aceh Singkil meminta pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil, Aceh untuk segera menambahkan dokter spesialis kandungan agar pasien yang hendak ingin berobat dan melahirkan tidak harus keluar daerah.

"Penambahan dokter spesialis kandungan RSUD Aceh Singkil harus di lakukan, karena dokter yang bersangkutan sedang cuti, akibatnya sejumlah pasien wanita melahirkan saat persalinan tidak tertangani,"kata Hadafi warga Rimo, Aceh Singkil kepada Tagar, Kamis, 9 Januari 2020.

Ia menyebutkan RSUD Aceh Singkil saat ini hanya memiliki satu dokter spesialis kandungan maka sangat kualahan saat menangani pasien.

"Dokter kandungan kemarin ada dua, namun kabarnya yang satu sudah pindah ke Banda Aceh sedangkan yang satunya lagi sedang cuti melahirkan, artinya saat ini dokter kandungan sedang kosong, ini sangat fatal," ujarnya.

Dokter yang bersangkutan sedang cuti, akibatnya pasien melahirkan saat persalinan tidak tertangani.

Hadafi mengatakan, peristiwa itu berdasarkan pengalamannya, kurang dari dua pekan lalu sang istri akan melahirkan dan dibawa ke RSUD Aceh Singkil, disana tidak ada satupun dokter kandungan, sehingga alternatif terbaik akhirnya Hanafi membawa istrinya dirujuk ke RSUD Subulussalam.

"Pada saat yang sama, lima orang pasien RSUD Aceh Singkil juga ikut dirujuk ke Rumah Sakit Subulussalam," katanya.

Sementara Direktur RSUD Aceh Singkil, Khuzaini menanggapi hal itu, mengatakan pihak RSUD Aceh Singkil sebenarnya memiliki dua orang tenaga dokter spesialis kandungan. Kedua spesialis persalinan itu, yakni dokter Ajeng yang saat ini kebetulan sedang cuti melahirkan, sementara dokter Rika masih menjalani studinya di Jogja.

"Pihak kami sudah berusaha menghubungi dokter Henry Selian sebagai pengganti namun belum ada kepastian bisa atau tidak, jadi kita belum bisa janji, masih menunggu kabar beliau," katanya.[]

Baca juga: 

Berita terkait
Dapat Ancaman, Jurnalis di Aceh Gelar Aksi di Polda
Lintas Organisasi Pers di Aceh yang menamakan diri Jurnalis Anti Kekerasan (JANTAN) menggelar aksi damai di depan Mapolda Aceh.
Ratusan Kilogram Ikan Mati Mendadak di Aceh
Ratusan kilogram ikan kerapu mati mendadak di kawasan keramba Sungai Cunda, kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh.
Miris, Sampah Berserakan di Pantai Abdya Aceh
PPI Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh dipenuhi sampah plastik bekas yang berserakan.
0
Banjir Pekalongan, 1028 Orang Mengungsi dan 1 Tewas
BPBD Kota Pekalongan membangun sejumlah posko pengungsian di enam titik untuk menampung korban banjir.