UNTUK INDONESIA
Warga Jeneponto yang Diduga Diculik Sudah Ditemukan
Warga Jeneponto yang diduga dicu;lik kini telah di temukan, ternyata yang bersangkutan tidak diculik tapi pergi ke rumah sahabatnya.
Ratusan warga Ci\\'nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kebupaten Jeneponto menutup jalan poros Provinsi menggunakan rumah. (Foto: Tagar/Ardiansyah)

Jeneponto - Setelah Polisi melakukan penyelidikan terhadap warga Jeneponto bernama Arifin, 40 tahun yang diduga diculik orang tidak dikenal, yang membuat ratusan  keluarga blokade Jalan Poros Provinsi di Jeneponto. Kini keberadaan Arifin sudah diketahui.

"Arifin ada dirumah  keponakanya  di Kota Makassar dalam keadaan sehat,"kata Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiansyah

Dia menyampaikan Kasat Intel dan Kasat Reskrim Polres Jeneponto sementara menjemput  Arifin di Makassar, dan akan dipulangkan ke rumahnya.

"Kronologi kejadian ini sementara dilakukan pendalaman untuk mengetahui fakta yang terjadi, namun tidak ada unsur penculikan,"katanya

Dia menjelaskan dalam kasus ini tidak ada unsur penculikan terhadap Arifin, melainkan yang bersangkutan murni pergi dari rumahnya dan berkunjung kerumah kerabatanya.

Sebelumnya diberitakan ratusan  warga Ci'nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kebupaten Jeneponto yang kesal dan marah karena keluarganya diduga diculik orang tidak dikenal melakukan penutupan jalan poros.

Mereka menutup akses jalan  menggunakan rumah panggung, mengakibatkan jalan ini tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat, sehingga mengalami lumpuh total.

Sementara untuk mengantisipasi terus berlangsungnya penutupan jalan, Kapolres Jeneponto, AKBP Ferdiyansyah bersama sejumlah personel melakukan mediasi kepada masyarkat

Kapolres meminta kepada masyarakat agar membuka penutupan jalan tersebut karena menimbulkan kemacetan.

"Mengenai keluarga yang hilang  mari menjalin kerja sama dengan aparat kepolisan untuk bersama-sama mencari keluarganya yang hilang,"Kata Kapolres Jeneponto

Dihadapan masyarakat, Kapolres Jeneponto yang baru ini menyampaikan penutupan jalan ini  tidak akan meyelesaikan masalah, dan tidak akan menemukan keluarga yang hilang. "Kami dari pihak kepolisan akan berupaya untuk mencari Arifin,"katanya

Ferdiansyah menjelasakan, Arifin keluarga anda bukan dicuri, tapi hilang, karena belum ditahu siapa pelakunya.

"Kami akan mengusut masus ini, dan memanggil saksi - saksi untuk diambil keterangannya," kata dia []

Baca juga:

Berita terkait
Warga Jeneponto Diculik, Keluarga Tutup Jalan Poros
Ratusan warga Ci'nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kebupaten Jeneponto melakukan aksi demo dengan menutup jalan provinsi.
Cium Pipi Bawahan Kadis Koperasi Jeneponto Tersangka
Kadis Koperasi Jeneponto di tetapka sebagai tersangka atas kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya yang juga istri seorang anggota polisi.
Dugaan Pungli, Warga Minta Copot Plt Lurah di Jeneponto
Dugaan Pungli, Puluhan Gerakan Masyarakat Bontorannu Jeneponto, Sulsel mengelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati, Kamis, 5 September 2019.
0
Revisi UU KPK, Jokowi Minta Masyarakat Bersuara ke DPR
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan tanggapannya terkait keputusan Revisi Undang-Undang KPK. Ia mengaku, ide awal revisi tersebut dibawa oleh DPR.