UNTUK INDONESIA
Rugikan Warga, KPP Jeneponto Tuntut PLN
Ratusan Komite Pemuda Parlemen (KPP) Jeneponto mengelar unjuk rasa didepan kantor PLN sektor Pungayya, ini tuntutannya.
Ratusan Komite Pemuda Parlemen (KPP) Jeneponto mengelar unjuk rasa didepan kantor PLN sektor Pungayya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Rabu 4 Desember 2019. (Foto: Tagar/Ardiansyah)

Jeneponto - Ratusan Komite Pemuda Parlemen (KPP) Jeneponto mengelar unjuk rasa didepan kantor PLN sektor Pungayya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu 4 September 2019. Mereka menuntut masalah limbah abu hasil pembakaran batu bara PLN Punagayya.

Para pengunjuk rasa nampak terlihat membentangkan spanduk bertuliskan pak Dinas membunuh masyarakat. Dengan mengunakan pengeras suara untuk menyuarakan orasinya.

Limbah abu pembakaran batu bara PLN ini sudah mencemari lingkungan sekitarnya. Bahkan mempengaruhi hasil tani warga.

"Untuk itu, kami meminta kepada pihak PlN Punagayya ini bertanggung jawab atas dampak dari abu pembakaran batu bara ini,"Kata dia dalam orasinya

Selain itu, dia mendesak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel untuk memeriksa kembali Amdal PLN ini karena diduga sudah mencemari laut. Sehingga banyak petani rumput laut merugi.

"Jika tuntutan ini tidak dipenuhi oleh pihak PLN, maka kami akan terus melakukan aksi dengan jumlah massa aksi yang lebih banyak,"tutupnya

Baca juga:

Berita terkait
Simpan Sabu, Perempuan Asal Jeneponto Ditangkap Polisi
Seorang perempuan berinisial H, warga Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto ditangkap polisi lantaran menyimpan narkotika jenis Sabu.
Warga Demo Tuntut Kadis Koperasi Jeneponto Dicopot
Puluhan demonstrasi menggelar aksi unjuk rasa menuntut diselesaikan polemik kasus pelecehan seksual yang dilakukan Kadis Koprasi dan UKM Jeneponto
Diceraikan, Pria Jeneponto Ancam Bunuh Mantan Istri
Seorang pria di Kabupaten Jeneponto Sulsel mengancam akan membunuh mantan istrinya karena menceraikannya.
0
Leher Kakek di Sulsel Nyaris Putus Ditebas Parang
Seorang kakek berusia 90 tahun di Kabupaten Takalar Sulsel diduga dibunuh oleh tetangganya sendiri.