UNTUK INDONESIA
Warga Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Majalengka
Pria asal Kabupaten Cirebon ditemukan tak bernyawa di area parkir pasar burung Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.
Tim Inavis Polres Majalengka melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Sanuri yang ditemukan meninggal dunia di pasar burung Rajagaluh, Majalengka. (Foto: Tagar/Humas Polres Majalengka).

Majalengka - Pengunjung pasar burung di Desa Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 16 Februari 2020, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area parkir pasar tersebut.

Belakangan diketahui identitas mayat itu adalah Sanuri, 50 tahun, warga Blok Karangdawa, RT 027 / RW 007, Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Sanuri ditemukan pertama kali dalam kondisi tak bernyawa oleh EEL 40 tahun, warga Blok Kamis RT 001/RW 004, Desa Rajagaluh yang juga merupakan pemilik salah satu toko pancing di pasar burung itu.

Menurut penuturan Jujun, sahabat korban, saat itu korban dan Jujun datang ke pasar burung itu untuk berbelanja. Sesampainya di pasar tersebut keduanya lalu berpencar.

Namun, tak berselang lama, Jujun melihat kerumunan warga di depan toko pancing milik EEL dan mengetahui rekannya itu sudah dalam kondisi terlentang dan tak bernyawa lagi. Jujun dan EEL pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Rajagaluh.

Polisi bersama dokter dari Puskesmas Rajagaluh yang mendatangi lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan evakuasi jenazah Sanuri. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. "Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter Dede dari Puskesmas Rajagaluh dan tim Inafis Polres Majalengka, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan," kata Kapolsek Rajagaluh, AKP Jaja Gardaja.

Dari keterangan keluarganya, korban diketahui mempunyai riwayat sakit. Namun tidak dijelaskan secara rinci sakit yang diderita Sanuri. "Korban meninggal kemungkinan akibat sakit yang dideritanya," kata Jaja.

Keluarga korban pun menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian Sanuri sebagai takdir. "Dengan adanya kejadian ini, keluarga tidak menuntut pihak manapun dan menerima bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan keluarga korban membuat surat keterangan tidak menuntut dan keberatan untuk dilakukan otopsi," kata Jaja. []

Berita terkait
Polres Majalengka Rutin Latihan Menembak
Latihan menembak untuk meningkatkan kemampuan karena tingkat ancaman semakin ke depan semakin berat.
Tujuh Warga di Majalengka Disambar Petir
Enam luka-luka dan satu meninggal dunia akibat tersambar petir ketika sedang berteduh di warung, semua korban petani
Pelaku Curanmor di Majalengka Ditembak Polisi
Tiga pelaku pencurian sepeda motor berhasil diamankan Polres Majalengka. Dua pelaku terpaksa ditembak kakinya.
0
Hakim PN Bukittinggi Diperiksa Mahkamah Agung
Badan Pengawas Mahkamah Agung melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik di Pengadilan Negeri Bukittinggi, Sumatera Barat.