Virus Corona di Aceh Tamiang Capai 300 Kasus, 12 Meninggal

Jumlah pasien positif virus corona di Aceh Tamiang mencapai 300 kasus. 12 di antaranya meninggal dunia.
Proses pemakaman salah satu pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 29 September 2020. (Foto: Tagar/Istimewa)

Aceh Tamiang - Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas C-19 Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Agusliayana Devita melaporkan jumlah kasus masyarakat yang terpapar C-19 di Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 300 kasus positif corona.

"Untuk kasus kematian saat ini sebanyak 12 orang. Dari yang berstatus reaktif hingga positif berdasarkan hasil swab," kata Devi kepada wartawan, Minggu, 8 November 2020.

Sementara, kata dia, pasien yang berhasil sembuh sebanyak 242 orang. Dan yang masih berstatus positif sebanyak 46 orang, jadi total kasus keseluruhan berjumlah 300 orang.

"Penambahan satu kasus pasien meninggal itu, statusnya masih suspek. Dan belum keluar hasil swabnya, tapi rapidnya reaktif," katanya.

Untuk kasus kematian saat ini sebanyak 12 orang.

Devi mengungkapkan, pasien itu meninggal pada Jumat sore, 6 November 2020 kemarin, dan telah dimakamkan secara protokol kesehatan di tempat pemakaman umum di Kecamatan Kejuruan Muda. Pasien itu, kata Devi, sebelumnya sempat menjalani perawatan di ruang Pinere RSUD Aceh Tamiang selama beberapa hari.

"Mulai masuk dan dirawat di RSUD Tamiang pada 2 November 2020 lalu. Dengan diagnosa peneumonia berat," katanya.

Sebelumnya, Devi menyebutkan, data kasus C-19 di Aceh Tamiang hingga Kamis, 5 November 2020 lalu, tercatat hanya 282 kasus. Dengan rincian, 11 orang meninggal dunia, 224 orang berhasil sembuh, dan 47 orang masih berstatus positif C-19.

"Namun, berdasarkan data terbaru, Minggu, 8 November 2020 ini, terjadi penurunan 1 kasus pasien positif," katanya.

Sebelumnya, kasus positif di Aceh Tamiang sebanyak 47 orang, dan data terbaru mencatat sebanyak 46 orang. Namun, untuk kasus pasien yang dinyatakan sembuh, tetapi masih harus menjalani isolasi mandiri, atau pasien dalam pantauan terjadi penambahan, dengan total keseluruhan 242 kasus, yang sebelumnya 224 kasus.

"Begitu juga dengan kasus kematian, bertambah 1 kasus. Sebelumnya total keseluruhan sebanyak 11 kasus, yang sekarang menjadi 12 kasus," katanya.

Devi mengungkapkan, saat ini jangkauan penyebaran kasus C-19 terjadi hampir rata di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang. Sehingga, Devi mengatakan, pihak pemerintah daerah kabupaten setempat terus mengimbau dan mengingatkan warga agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terpapar C-19.

Baca juga: Satu Pasien Reaktif Covid-19 Meninggal di Aceh Tamiang

"Potensi penyebarannya masih cukup tinggi. Jadi warga diminta agar tetap disiplin," katanya.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga harus terus menerapkan protokol kesehatan, dengan cara selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, selanjutnya, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan hindari kerumunan.

"Kemudian, membiasakan untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih, serta harus rajin berolahraga untuk menjaga imun tubuh," katanya. []

Berita terkait
Calon Sekda Aceh Tamiang Baru 2 Peserta yang Daftar
Panitia seleksi masih membuka pendaftaran bagi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Kisah Warga Aceh Mencari Nafkah dari Ukiran Nama Orang Mati
Lokasi usaha pembuatan batu nisan milik Mizuar ini berada di Jalan Nasional, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.
Bupati Tamiang: Ganti Produk Sendiri, Buat Prancis Bangkrut
Bupati Aceh Tamiang, Aceh, Mursil mengajak warganya untuk memboikot produk Prancis, akibat presidennya telah menghina nabi Muhammad SAW.
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan