UNTUK INDONESIA
Usai Lawan PSS, Kalezic Mundur Sebagai Pelatih PSM
Pelatih Darije Kalezic menjalani laga terakhir bersama PSM Makassar saat menjamu PSS Sleman di Makassar, Minggu 15 Desember 2019.
Pelatih Darije Kalezic (kanan) akan menjalani laga terakhir bersama PSM Makassar saat menjamu PSS Sleman di kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu 15 Desember 2019. (Foto: Tagar/Muhammad Ilham)

Makassar - PSM Makassar melakoni laga kandang terakhir saat menjamu PSS Sleman di kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu 15 Desember 2019. Laga itu juga yang terakhir bagi pelatih Darije Kalezic. 

Kalezic mengumumkan mundur sebagai pelatih PSM usai pertandingan melawan PSS. Dirinya menuturkan telah menghabiskan waktu dengan cukup bagus selama PSM. 

Pelatih berusia 50 ini juga mengucapkan terima kasih kepada suporter yang telah memberikan dukungan kepada dirinya dan juga kepada tim. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada CEO PSM Munafri Arifuddin.

Hal tersebut yang membuat saya putuskan untuk tidak tinggal di Indonesia. Saya akan kembali ke keluarga untuk menikmati beberapa bulan bersama-sama mereka

"Saya menyampaikan pertandingan besok (Minggu) merupakan pertandingan terakhir saya di PSM sebagai pelatih," kata Kalezic di Makassar, Sabtu 14 Desember 2019.

"Saya berterima kasih kepada seluruh pemain dan staf. Di musim yang sangat berat ini kami bekerja dengan penuh respek satu sama yang lain. Saya juga berterima kasih kepada bapak Munafri. Saya berharap yang terbaik untuk PSM," tuturnya.

Kalezic mengaku merasa senang menjadi pelatih di PSM selama kurang lebih 11 bulan. Apalagi, mantan pelatih klub Belanda Roda JC Kerkrade ini mengetahui PSM merupakan salah satu klub terbesar dan tertua di Indonesia ini. 

Di tahun pertamanya pun termasuk sukses. Pasalnya, Kalezic membawa PSM menjadi juara Piala Indonesia. Keberhasilan menjadi juara mengantarkan tim Juku Eja berlaga di Piala AFC melalui babak kualifikasi.

"Saya senang melatih di sini dan bisa membawa trofi ke Makassar setelah 19 tahun lamanya," ujar mantan pemain belakang yang menghabiskan karier bermainnya di Liga Belanda dengan memperkuat FC Den Bosch, RKC Waalwijk, sampai De Graafschap.

Hanya kondisi kesehatan yang membuat dia tidak bisa bertahan di Indonesia. Bahkan Kalezic beberapa kali tidak mendampingi tim saat latihan karena sakit. 

Dirinya juga merencanakan untuk beristirahat lebih dulu dan menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga. Ini yang membuat dia memilih meninggalkan PSM. 

"Hal tersebut yang membuat saya putuskan untuk tidak tinggal di Indonesia. Saya akan kembali ke keluarga untuk menikmati beberapa bulan bersama-sama mereka," ujarnya. 

"Saya juga kesulitan mempunyai masalah kesehatan di beberapa minggu terakhir. Saya mungkin tidak akan bekerja dulu pada Januari," kata Kalezic lagi.

Pelatih asal Bosnia ini mengatakan bahwa dirinya datang ke Makassar dengan mempunyai satu target membawa PSM menjadi juara. Meski sukses di Piala Indonesia, namun dirinya gagal di Liga 1 2019. Bahkan PSM mencatat rekor tak pernah menang di laga tandang selama kompetisi.

"Saya datang ke sini dengan satu target berusaha semampu saya memenangkan trofi. Ini adalah target utama. Di samping itu ada juga target lainnya," katanya.

Selain target membawa juara di PSM, kata Kalezic, dia juga ingin mengembangkan dan mengorbitkan pemain muda dari Makassar. Kendati demikian, dia menuturkan bila proses ini membutuhkan waktu yang sangat lama. Terutama kata dia dirinya tidak terlibat dalam proses pemilihan pemain untuk musim ini. []

Berita terkait
PSM Vs PSS, Asnawi Mangkualam Langsung Dimainkan
Pemain timnas U-23 Asnawi Mangkualam langsung dimainkan saat PSM Makassar menjalani laga kandang melawan PSS Sleman, Minggu 15 Desember 2019.
PSM Makassar Belum Bisa Perbaiki Rekor Tandang
PSM Makassar masih belum bisa meraih kemenangan di laga tandang di kompetisi Shopee Liga 1 2019. Terakhir, PSM dikalahkan Barito Putera 2-3.
Pelatih PSM Tak Kecewa Gagal Menang di Laga Kandang
Pelatih Darije Kalezic tak kecewa PSM Makassar hanya mampu bermain 2-2 melawan Borneo FC di pertandingan Shopee Liga 2019 di Makassar.
0
Pengakuan Menantu Bunuh Sadis Mertua‎ di Pemalang
Pembunuhan menantu terhadap mertua di Pemalang terungkap jelas. Sang menantu akhirnya membeber penyebab ia menggorok leher mertuanya.