Uji Lab Sopir Saat Kecelakaan Maut di Sleman Negatif Alkohol

Uji laboratorium pada sopir dan korban sudah dilakukan. Hasilnya mereka tidak mengonsumsi minuman yang memabukkan saat insiden tragis itu.
Polisi melakukan olah TKP dalam kecelakaan maut yang menyebabkan empat orang tewas di Sleman. (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah)

Sleman - Polres Sleman sudah menerima hasil uji kandungan alkohol terhadap pengemudi Honda Mobilio yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Magelang Kilometer 7,8 Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Sabtu, 3 Oktober 2020. Selain pengemudi, dua penumpang selamat juga turut menjalani tes.

Hasil tes terhadap ketiganya dinyatakan tidak ada kandungan memabukkan atau negatif alkohol. Hal itu diungkapkan langsung oleh kepala satuan lalu lintas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mega Tetuko. "Hasil tes darah pengemudi dan penumpang Mobilio masih normal. Artinya mereka negatif mengonsumsi alkohol," katanya kepada wartawan di Sleman, Kamis, 15 Oktober 2020.

Baca Juga:

Meskipun demikian, Mega tidak menghilangkan bukti soal penemuan sejumlah botol berisi minuman keras (Miras) berbagai merk di dalam Mobilio berplat H 8571 RG itu. Yang bersangkutan juga mengakui barang-barang memabukkan memang kepunyaan mereka. "Memang betul kami menemukan sejumlah botol minuman di mobil tersebut," ucapnya.

Sampai saat ini, pihaknya memastikan belum ada penetapan tersangka dalam insiden kecelakaan maut yang menewaskan empat orang penumpang Mobilio. Tiga korban selamat yang sebelumnya menjalani perawatan medis, sudah dapat dimintai keterangan.

Hasil tes darah pengemudi dan penumpang Mobilio masih normal. Artinya mereka negatif mengonsumsi alkohol.

Saksi meliputi seorang pengemudi dan dua penumpang Mobilio, seorang pengemudi Mitsubishi Xpander hitam B 2004 BZP yang terlibat kecelakaan. Serta beberapa warga di lokasi saat kejadian turut dimintai keterangan.

"Korban selamat statusnya sebagai saksi karena kondisinya belum stabil. Kemarin mereka baru bisa dimintai keterangan. Kami juga akan melaksanakan gelar (perkara) dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Baca Juga:

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibatkan dua mobil yakni Honda Mobilio oranye bernopol H 8571 RG dan Mitsubishi Xpander hitam B-2004-BZP terjadi di Jalan Magelang KM 7,8 Sendangadi, Kecamatan Mlati, Sleman pada Sabtu, 3 Oktober 2020. Akibat insiden itu, empat penumpang Mobilio tewas di lokasi kejadian.

Korban tewas dalam kecelakaan ini adalah penumpang Mobilio yakni Rizqi Badrul, 19 tahun, Dava, 14 tahun, Satria Danda, 14 tahun, Abil, 16 tahun. Sedangkan tiga lainnya termasuk sopir luka-luka. Semua korban di mobilio dari Semarang, Jawa Tengah. Satu korban lagi adalah pengemudi mobil Xpander yang mengalami luka-luka.[]

Berita terkait
Kerugian Warung Saat Kecelakaan Maut 4 Tewas di Sleman
Pemilik warung merugi setelah warungnya rusak dihantam mobil saat kecelakaan maut empat tewas di Sleman. Tanggung jawab siapa?
Cek Fakta: Kecelakaan Maut di Sleman Lebih 4 Korban Tewas
Seorang saksi di lokasi kejadian saat kecelakaan maut di Sleman ada korban tewas selain empat penumpang Mobilio.
Kecelakaan Maut 4 Tewas di Sleman yang Tak Banyak Diketahui
Ada hal yang belum terungkap dari kecelakaan maut yang menewaskan empat orang di Sleman. Tagar menghadirkan fakta itu.
0
Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Pakai Pakaian Adat Kalsel
Presiden Jokowi memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Selasa 1 Juni 2021 dengan mengenakan pakaian adat dari Tanah Bumbu Kalsel.