UNTUK INDONESIA
Tekan Covid-19, Trump Batasi Perjalanan dari Eropa
Presiden AS, Donald Trump mengeluarkan pengumuman resmi mengenai pembatasan perjalanan ke Eropa untuk menekan penyebaran virus corona Covid-19.
Ilustrasi COVID-19. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengeluarkan pengumuman resmi mengenai pembatasan perjalanan ke negara-negara Eropa dalam upaya memerangi penyebaran virus corona jenis Covid-19. Dalam pidato yang disiarkan televisi, Trump menyebutkan, perjalanan dari 26 negara Eropa akan ditangguhkan selama 30 hari ke depan. Namun pembatasan perjalanan itu tidak berlaku untuk Inggris. Padahal jumlah kasus di negara iusudah mencapai 460.

Trump mengatakan pembatasan perjalanan itu berlaku bagi siapa saja yang telah berada di wilayah bebas perbatasan Schengen Uni Eropa dalam 14 hari sebelum kedatangan mereka di AS. Ini menyiratkan bahwa Irlandia dikecualikan dari larangan tersebut karena bukan salah satu dari 26 negara Schengen. Begitu pula dengan Bulgaria, Kroasia, dan Rumania yang merupakan anggota UE tapi tidak termasuk wilayah Schengen.

Baca Juga: Mark Zuckerberg akan Mendanai Tes Virus Corona

"Uni Eropa gagal mengambil tindakan pencegahan yang sama seperti AS dalam menekan penyebaran virus," ucapnya seperti diberitakan dari BBC News, Kamis, 12 Maret 2020. Menurutnya, penangguhan perjalanan juga berlaku untuk sektor perdagangan dan pengiriman barang atau kargo. Namun Trump kemudian men-tweet bahwa perdagangan tidak akan terpengaruh oleh langkah-langkah baru tersebut.

Donald TrumpPresiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump. (Foto: wbur.org)

Trump berbicara di televisi beberapa jam setelah Italia - negara yang paling buruk terkena dampak di luar China - baru saja mengumumkan pembatasan perjalanan yang ketat bagi warganya. Italia akan menutup semua supermarket dan toko lainnya, kecuali outlet makanan dan opotek.

Presiden AS itu juga mengumumkan rencana untuk memberikan pinjaman miliar dolar AS kepada usaha kecil. Trump juga mendesak Kongres untuk meloloskan langkah-langkah keringanan pajak dalam upaya untuk menekan dampak virus corona terhadap perekonomian nasional. "Kami menyusun kekuatan penuh pemerintah federal dan sektor swasta untuk melindungi rakyat Amerika," ucap Trump.

Baca Juga: Tom Hanks dan Istri Positif Terinfeksi Virus Corona

Para pejabat AS menyatakan bahwa risiko tertular infeksi bagi masyarakat AS sangat rendah. Namun kekhawatiran semakin meningkat setelah adanya jumlah kasus baru. Mereka mengklaim pemerintah telah melakukan upaya sungguh-sungguh dalam menekan penyebaran virus corona.[] 


Berita terkait
Swiss Laporkan Kasus Pertama COVID-19
Seorang pria berusia 70 tahun dinyatakan positif mengidap virus corona di daerah selatan Ticino, yang berbatasan dengan Italia
Pasien Virus Corona di Amerika Serikat Bertambah
Pasien virus corona di Amerika Serikat bertambah menjadi 13 orang menyusul ditemukannya korban virus tersebut di San Diego, California.
Italia Lebihkan Anggaran untuk Lawan Virus Corona
Pemerintah Italia melebihkan anggarannya untuk melawan virus corona agar tidak berdampak pada perekonomian negara tersebut.
0
Gempa 5,6 SR Guncang Tapanuli Bagian Selatan Sumut
Gempa dengan kekuatan 5,6 Skala Richter mengguncang wilayah Tapanuli Bagian Selatan, Sumatera Utara.