Studi Ungkap Bahaya Diet Soda Bagi Jantung dan Gejala Strokes

Siapa yang ingin menjaga kesehatan jantung dan menjauhi gejala strokes? Anda perlu memerhatikan diet soda.
Minuman Bersoda. Berbagai penelitian membuktikan akan pengaruh konsumsi soda terhadap kesehatan. (Foto: Ilustrasi)

Jakarta - Siapa yang ingin menjaga kesehatan jantung dan menjauhi gejala strokes? Sebaiknya mulai sekarang jauhi jenis minuman yang dimaniskan secara artifisial, seperti diet soda.

"Anggapan bahwa pemanis buatan [seperti diet soda] adalah pengganti yang aman untuk gula adalah tidak benar," kata dr. Guy L. Mintz, direktur kesehatan kardiovaskular & lipidologi kardiologi di Rumah Sakit Jantung Sandra Atlas Bass Northwell Health di New York, dikutip dari Healthline, Senin 2 November 2020.

Mintz menyampaikannya berdasarkan hasil studi terbaru yang dilakukan sejumlah peneliti Prancis. Mereka mendapati temuan bahwa rutin mengonsumsi jenis minuman yang dimaniskan secara artifisial, memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke dan penyakit jantung dibandingkan mereka yang menghindari minuman manis.

"Studi ini menunjukkan bahwa penikmat minuman manis dan minuman manis artifisial [diet soda] sama-sama memiliki risiko tinggi mengalami kardiovaskular pertama," tutur Mintz.

"Studi ini menjadi bukti lebih lanjut bahwa minuman dengan pemanis buatan tidak sehat. Pemanis buatan telah dikaitkan dengan penambahan berat badan, resistensi insulin, dan diabetes," sambungnya.

IlustrasiIlustrasi minuman diet soda. (Foto: health.harvard.edu)

Peneliti dilakukan dengan cara mengamati 100.000 orang lewat situs studi online NutriNet-Sante di Prancis. Sebanyak ribuan objek penelitian tersebut dimintai catatan diet, tingkat aktivitas, dan status kesehatan mereka, dengan interval selama 6 bulan.

Ribuan relawan penelitian ini juga dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu non-pengguna, konsumen rendah, dan konsumen tinggi makanan atau minuman diet, atau minuman manis.

Adapun minuman manis di antaranya minuman ringan, minuman buah, dan sirup yang mengandung paling sedikit 5 persen gula dan 100 persen sari buah. Sedangkan minuman diet adalah minuman yang mengandung pemanis buatan seperti aspartam, sukralosa, atau pemanis alami seperti stevia.

SodaIlustrasi minuman bersoda. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Peneliti selanjutnya mengumpulkan data penyakit jantung yang dialami peserta dalam 3 tahun terakhir. Setelahnya, data itu disimpan dan mengungkap ada hubungan signifikan secara statistik antara konsumsi pemanis buatan dan penyakit jantung.

"Asupan minuman manis dan ASB [minuman dengan pemanis buatan[diet soda]] yang sering dilakukan berisiko tinggi terhadap CVD [penyakit kardiovaskular], sekaligus menunjukkan bahwa ASB mungkin bukan pengganti yang sehat untuk minuman manis,” demikian tertulis dalam penelitian yang telah diterbitkan di Journal of American College of Cardiology tersebut.

Berita terkait
Merasakan Makanan Seperti Ini? Bisa Jadi Anda Positif Corona
Mereka yang menduga terinfeksi virus corona bisa mengujinya dengan mengetes indera pengecap saat merasakan makanan.
Bikin Awet Muda, 4 Jenis Makanan Ber-Kolagen dari Alam Semesta
Alam semesta yang dikaruniai beragam jenis makanan, juga memiliki aneka resep rahasia awet muda. Salah satunya kolagen.
3 Makanan Blokir Hormon DHT, Basmi Pemicu Rambut Rontok
Meningkatnya hormon dihydrotestosterone (DHT) berkontribusi terhadap kerontokan rambut pada pria dan wanita.
0
Menperin: Industri Kosmetik dan Produk Wellness Perlu Beradaptasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan,Untuk terus bertahan, industri kosmetik dan produk wellness perlu terus beradaptasi.