UNTUK INDONESIA
Stefano Pioli Pelatih Anyar AC Milan
AC Milan dikabarkan sudah meneken kontrak dengan Stefano Pioli sebagai pelatih dengan durasi satu musim, tapi fans Milan justru menentak Pioli
Mantan pelatih Inter Milan Stefano Pioli disebut-sebut akan menangani AC Milan bila memecat pelatih Marco Giampaolo. (Foto: ac milan.offside.com)

Jakarta – Prestasi AC Milan, salah satu klub Serie A di Liga Italia, yang terus terpuruk membuat petinggi klub itu memecat pelatihnya, Marco Giampaolo, dan memilih Stefano Pioli sebagai pelatih baru.

Di klasemen sementara Liga Italia posisi AC Milan ada di peringkat ke-13 dengan 9 poin dari 7 pertandingan dengan 3 kali menang dan 4 kali kalah. Di pemuncak klasemen ada Juventus dengan 19 poin. Laga Milan berikut adalah laga kandang dengan tamu Lecce pada tanggal 21 Oktober 2019 pkl 01.45.

The Dream Team

Di awal tahun 1990-an laga AC Milan jadi tontonan spesial di salah satu stasiun TV swasta nasional, dan pada masa itulah kejayaan AC Milan yang dilatih oleh Fabio Capello, lahir di San Canzian d'Isonzo, Gorizia, Italia, 18 Juni 1946. Capello melatih AC Milan yang dikenal dengan trio Belanda yaitu Marco van Basten, Frank Rijkaard, dan Ruud Gullit.

Ketiga pemain itu didatangkan Silvio Berlusconi, pengusaha Italia yang kemudian jadi perdana menteri, yang membeli AC Milan pada tahun 1986. Dia juga memboyong Arrigo Sacchi jadi pelatih AC Milan. Tidak hanya trio Belanda, Berlusconi juga membeli tiga pamain lain yaitu Roberto Donadoni, Carlo Ancelotti, dan Giovanni Galli. Langkah Berlusconi itu dia lakukan untuk mengembalikan kejayaan AC Milan.

Belakangan rival sekota I Rossoneri, julukan Milan, yaitu Inter Milan, juga memboyong trio Jerman yaitu Andreas Brehme, Jürgen Klinsmann dan Lothar Matthaus, tapi tidak sehebat trio Belanda.

Berlusconi pun memanggil Capello untuk melatih AC Milan. Capello melatih AC Milan dari tahun 1991-1996. Pada masa ini Milan merebut empat gelar Serie A dan satu gelar Liga Champions. Di tahun 1995 Milan membenamkan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 4 Juni 1994, dengan skor telak 8-0 dalam laga yang disebut ketika itu sebagai pertandingan persahabatan.

Milan jadi tim yang tidak terkalahkan, terutama di daratan Eropa, pada masa Capello. Capello membukukan masa keemasan Milan dengan julukan Gli Invicibli (The Invicibles) dan The Dream Team.

Milan tak terkalahkan dalam 58 pertandingan sehingga menempatkan Milan sebagai tim impian. Penggemar dan pendukung atau fans Milan menyebut diri sebagai ‘milanisti’ bertebaran di berbagai negara di dunia. Ketika itu Milan dijadikan sebagai ‘kiblat’ sepak bola dunia.

Setiap pertandingan Milan selalu dinanti-nantikan ‘milanisti’. Yang sering mengecewakan ‘milanisti’ adalah Milan justru sering kalah kalau berhadapan dengan klub papan bawah.

Pelatih Baru

Salah satu trio Belanda, van Basten, yang bermain sebagai penyerang selalu jadi incaran lawan karena bola seperti dia pegang dengan tangan ketika ada di kakinya. Van Basten pernah dikartumerahkan wasit karena dituduh memukul pemain lawan. Belakangan diketahui wasit salah karana pemain lawan yang disebut wasit dipukul ternyata mengatakan dia tidak dipukul van Basten.

Rivalitas trio Belanda di Milan dan trio Jerman di Inter juga berlanjut ke turnamen sepak bola akbar yaitu Piala Dunia. Pada laga di Piala Dunia 1990 tim oranye, julukan timnas Belanda, favorit jadi juara karena tahun 1989 Belanda jadi juara Piala Eropa. Jerman juga tim favorit.

Laga Belanda vs Jerman di Piala Dunia 1990 justru bagaikan derby Milan karena dilangsungkan di San Siro, stadion kandang Milan, pada penyisihan babak 16 besar. Tim oranye ada Rijkaard-Gullit-van Basten sedangkan di timnas Jerman ada Brehme-Klinsmann-Matthaus. Laga dimenangkan oleh Jerman dengan skor 2-1.

Setelah masa keemasan prestasi Milan terus-menerus anjlok. Pelatih pun silih berganti. Capello pun kembali dipanggil melatih Milan di musim 1997/98. Tapi, tangan dingin Capello tidak berhasil mengangkat prestasi Milan.

Terakhir, Milan dilatih oleh Marco Giampaolo. Tapi, prestasi Milan pada musim 2019/2020 justru kian terpuruk di peringkat ke-13 yang bisa saja mendekati zona degradasi. Melihat kondisi ini petinggi Milan memecat Giampaolo. Milan menyebut penggantinya Stefano Pioli, mantan pelatih Fiorentina yang berhenti sejak April 2019.

Pilihan pada Pioli justru ditentang oleh pendukung Milan yang terkenal fanatik sebagai ‘milanisti’. Dikabarkan Milan sudah sepakat dengan Pioli dengan durasi satu musim dengan bayaran 1 juta Euro atau sekiar Rp 15 miliar per musim.

Pendukung Milan memasang tagar #PioliOut, yang sempat jadi trending topic di jagat Twitter. Tidak jelas alasan fans Milan menolak Pioli, pelatih berumur 53 tahun itu. Ada kemungkinan karena Pioli mengatakan dia dan keluarganya pendukung Inter Milan, klub yang merupakan rival sekota Milan (dari berbagai sumber). []

Berita terkait
AC Milan Klub Tersukses Ke-4 di Dunia
Sebagai salah satu klub tersukses di Dunia klub sepak bola Italia, AC Milan, akan membangun stadion baru yang akan jadi ikon baru
AC Milan Menang, Pelatih Giampaolo Belum Aman
Pelatih AC Milan Marco Giampaolo tetap belum aman dan masih memungkinkan dipecat bila tim tak tampil konsisten dan menunjukkan performa terbaik.
AC Milan Vs Inter Milan, Susunan Pemain dan Prediksi
Inter Milan lebih diunggulkan saat melawan AC Milan dalam Derby della Madonnina di Serie A Italia, Minggu 22 September 2019 dini hari WIB nanti.
0
Yoga, Pencinta Ular dari Medan
Yoga, sejak usia 10 tahun, menyayangi binatang reptilia yang tidak memiliki kaki dan memilih tubuh yang panjang.