UNTUK INDONESIA
AC Milan Menang, Pelatih Giampaolo Belum Aman
Pelatih AC Milan Marco Giampaolo tetap belum aman dan masih memungkinkan dipecat bila tim tak tampil konsisten dan menunjukkan performa terbaik.
Pelatih AC Milan Marco Giampaolo masih memungkinkan dipecat meski membawa tim menang 2-1 atas Genoa di laga Serie A Italia, Minggu 6 Oktober 2019 dini hari WIB. (Foto: acmilan.com)

Jakarta - Rekor kekalahan AC Milan di kompetisi Serie A Italia  akhirnya terputus. Kemenangan 2-1 atas Genoa tidak hanya mengangkat posisi Milan tetapi juga menyelamatkan pelatih Marco Giampaolo. 

Milan memetik hasil buruk setelah tiga kali berturut-turut menelan kekalahan. Kegagalan meraih poin di tiga pertandingan itu membuat Giampaolo terancam pemecatan. 

Beruntung, dia lolos dari ancaman itu setelah meraih kemenangan di laga tandang di Stadion Luigi Ferraris, Minggu 6 Oktober 2019 dini hari WIB. Hanya posisi Giampolo ternyata belum aman. 

Saya ingin karakter tersebut dipertahankan di laga berikutnya. Kami juga menunjukkan determinasi. Namun saya tentu berharap tim bisa bermain sepak bola dengan kualitas lebih tinggi di masa mendatang

Petinggi klub Zvonimir Boban, menurut informasi, tetap mengevaluasi kinerja Giampaolo. Pasalnya, performa Rossoneri sama sekali tak memuaskan meski menang atas Genoa. Mereka juga bermain tanpa determinasi seperti saat ditangani Gennaro Gattuso. 

Ini yang membuat Giampaolo tetap menjadi bahan evaluasi. Ancaman pemecatan pun masih membayangi eks pelatih Sampdoria ini. 

Giampaolo sendiri tak mempersoalkan bila dirinya masih menjadi target evaluasi manajemen klub. Dirinya tetap puas dengan kemenangan yang diraih tim. Menurutnya tim menunjukkan karakter yang kuat sehingga mampu memenangkan pertandingan. 

"Ini pertandingan yang berat dan kami mendapat banyak tekanan. Jadi saya memberi apresiasi kepada pemain yang tidak membiarkan mereka berada dalam tekanan. Saya tak peduli mereka salah mengumpan atau gagal mencetak gol. Yang penting mereka memperlihatkan karakter," ujar Giampaolo seperti dilandir Football Italia

Di laga itu, Milan tertinggal lebih dulu akibat blunder kiper Pepe Reina yang gagal menangkap bola tendangan bebas Lasse Schone menjelang akhir babak pertama. 

Namun mereka berhasil bangkit. Seperti dikatakan Giampaolo, pemain menunjukkan karakter sehingga bisa menyamakan kedudukan melalui Theo Hernandez. Selanjutnya Franck Kessie menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol dari titik penalti. 

Genoa sempat mendapat penaldi menjelang akhir pertandingan. Namun kiper Reina membayar kesalahannya dengan memblok eksekusi penalti. 

Giampaolo berharap tim bisa mempertahankan karakter permainan seperti saat melawan Genoa. Giampaolo juga menepis anggapan dari Boban bila pemain tak punya determinasi. 

"Saya ingin karakter tersebut dipertahankan di laga berikutnya. Kami juga menunjukkan determinasi. Namun saya tentu berharap tim bisa bermain sepak bola dengan kualitas lebih tinggi di masa mendatang," tuturnya. 

"Saya ingin melihat tim bermain dengan lebih baik. Untuk saat ini mereka tak bisa melakukannya karena tekanan yang berat. Kami memang tidak memainkan sepak bola indah karena kami punya target lain," jawab Giampaolo. []

Berita terkait
Milan Menang, Kiper Reina Pahlawan Sekaligus Pecundang
Kiper AC Milan Pepe Reina jadi pecundang dan kemudian pahlawan saat membawa tim menang 2-1 atas Genoa di pertandingan Serie A Italia.
AC Milan Klub Tersukses Ke-4 di Dunia
Sebagai salah satu klub tersukses di Dunia klub sepak bola Italia, AC Milan, akan membangun stadion baru yang akan jadi ikon baru
AC Milan vs Inter Milan, Derby Laga Spesial
Pelatih Inter Milan Antonio Conte menyebut AC Milan sebagai tim yang bagus sehingga Inter harus tampil maksimal di Derby della Madonnina.
0
Klasemen Liga 1, Persaingan Bali United Vs Persipura
Pimpinan klasemen Bali United belum bisa memastikan juara Shopee Liga 1 2019. Bali United disaingi Persipura Jayapura selain Madura United.