UNTUK INDONESIA
Situasi Mahkamah Konstitusi Saat BPN Ajukan Gugatan
Begini situasi sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi pada Jumat malam saat BPN Prabowo-Sandi mengajukan gugatan Pilpres 2019 ke MK.
Anggota Marinir melakukan penjagaan di depan gedung Mahkamah Konstitusi di kawasan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (24/5/2019). (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Jalan Abdul Moeis Jakarta Pusat ditutup aparat gabungan saat Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tiba di Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Jumat malam 24 Mei 2019.

Pintu masuk menuju MK RI terletak pada dua titik, yaitu pintu depan di Jalan Medan Merdeka Barat dan pintu belakang di Jalan Abdul Moeis.

Ketua tim BPN Hashim Djojohadikusumo dan Bambang Widjojanto bersama tim kuasa hukum tiba di MK sekitar pukul 22.30 WIB, masuk melalui pintu belakang Jalan Abdul Moeis.

Akses sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat telah ditutup sejak beberapa hari lalu karena aksi massa 22 Mei, namun sampai siang hari tadi Jalan Abdul Moeis tetap dapat dilewati kendaraan.

Jalan tersebut terutama di sekitar pintu masuk belakang MK saat ini dijaga ketat oleh aparat dari TNI dan Kepolisian.

Masyarakat dan simpatisan Prabowo-Sandi memadati area jalan yang ditutup.

Seorang polisi mengatakan belum dapat memastikan kapan jalan akan dibuka kembali.

"Sampai selesai saja nanti kalau sudah beres dibuka kembali," katanya.

Anies Baswedan Turun Tangan

Pada Jumat malam ini juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun tangan, meninjau beberapa lokasi di Jakarta, di antaranya di perempatan Jalan Sabang alias Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat. 

Ia mengajak putranya bungsunya, Ismail Hakim Baswedan. Anies mengenakan baju koko dan kain selempang.

Situasi sebetulnya Jakarta aman dan damai. Yang masih belum pulih hanya sekitar Jalan Thamrin saja. Mudah-mudahan segera pulih.

Di perempatan Sabang, Anies mendatangi anggota Brimob yang sedang berjaga.

"Bagaimana? Sehat? Semoga tetap sehat dan diberikan kelancaran," katanya.

Ia juga meninjau Pos Polisi Subsektor Sabang yang dibakar massa pada kericuhan yang terjadi 22 Mei 2019, serta warung di sampingnya yang ikut dijarah.

Anies menjelaskan tinjauannya itu untuk memonitor situasi Jakarta bersama wali kota Jakarta Pusat, di antaranya di Bundaran Hotel Indonesia dan sekitar Jalan MH Thamrin.

"Malam ini monitor seperti biasa dengan Pak Wali. Lihat kondisi sekitar Bundaran HI, sekitar Thamrin. Cek dengan petugas kesehatan, pemadam kebakaran, menyapa mereka yang berjaga di sini," kata Anies.

Ia menegaskan situasi Jakarta sampai saat ini tetap aman dan damai, meski sempat terjadi kericuhan pada Rabu 22 Mei 2019.

"Situasi sebetulnya Jakarta aman dan damai. Yang masih belum pulih hanya sekitar Jalan Thamrin saja. Mudah-mudahan segera pulih," kata Anies dilansir Antara.

Pasar Tanah Abang yang sempat tutup, kata Anies, mulai hari ini sudah beroperasi seperti biasa dan hampir 80 persen pedagang sudah berjualan.

Mengenai kapan akses Jalan MH Thamrin kembali dibuka, Anies menyatakan tergantung hasil evaluasi mereka bersama Polda Metro Jaya.

"Kita lihat situasi malam ini. Kami komunikasi terus dengan Pak Kapolda. Kita lihat perkembangannya malam ini. Dari situ nanti kita tentukan," kata Anies Baswedan. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Kabar Baik Perjanjian Dagang AS-China
Perjanjian dagang fase satu China dan Amerika Serikat (AS) adalah kabar baik bagi semua kalangan.