UNTUK INDONESIA
Siswa MI Usus Bernanah Korban Perundungan di Sleman
Siswa MI kelas 1 di Sleman diduga menjadi korban perundungan kakak kelasnya. Diduga dipukul di bagian perut hingga ususnya bernanah dan infeksi.
Ilustrasi stop perundungan anak sekolah. (Foto: pixabay)

Yogyakarta - Baru-baru ini di media sosial viral postingan yang menyebutkan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas 1 di Kabupaten Sleman, Yogyakarta menjadi korban dugaan perundungan yang dilakukan oleh kakak kelasnya. Akibat perundungan itu korban mengalami luka memar di bagian perut.

Berdasarkan informasi akun @mummy_Nduty yang memposting kejadian tersebut mengatakan akibat dugaan perundungan itu kondisi siswa yang diketahui berinisial SAGH, 7 tahun, mengalami luka parah di bagian usus akibat memar dari hantaman pelaku.

Orang tua korban terlambat mengetahui kondisi anaknya, perut anak ini diduga sudah bernanah akibat infeksi. SAGH baru menceritakan kejadian yang menimpanya berupa pemukulan yang dilakukan kakak kelasnya, satu minggu setelah kejadian.

Menurut pengakuannya, sejak kejadian itu kondisi kesehatan korban turun drastis. Badannya panas setiap hari rata-rata 39 derajat celcius, korban susah tidur dan ketakutan.

Hal itu juga mempengaruhi berat badannya dalam dua minggu terakhir turun dari 28 kilogram menjadi 21 kilogram. "Sejak kejadian pemukulan anak sudah tidak mau sekolah lagi," ucapnya saat dihubungi pada Jumat, 21 Februari 2020.

Dia mengatakan saat dikonfirmasi orang tua korban, pihak sekolah dalam hal ini ibu wali kelas korban malah menyalahkan keluarga korban. Bahkan pihak sekolah menduga SAGH mengalami kekurangan gizi serta menderita usus buntu.

Sejak kejadian pemukulan anak sudah tidak mau sekolah lagi.

"Dokter menyatakan anak gak kekurangan gizi dan kemungkinan terbesar terjadinya infeksi adalah luka memar pada usus akibat hantaman sangat kencang di perut," kata dia saat menceritakan hasil percakapan dia dengan nenek korban.

Bahkan pihak sekolah baru menemui keluarga korban di rumah sakit baru-baru ini. "Rabu kemarin mereka (pihak sekolah) mengunjungi rumah sakit, itu pun wali kelas gak bicara apa-apa. Kepala sekolah cuma bilang maaf kami baru tahu," ucapnya.

Sementara itu, orang tua korban belum dapat memberikan keterangan dan menutup diri mengenai peristiwa yang dialami anaknya. Saat dikonfirmasi, saat ini SAGH dirawat di Rumah Sakit Kristen Bethesda Jalan Kota Baru, Yogyakarta.

Humas RS Kristen Bethesda Yogyakarta Adhiyatno PriambodoHumas RS Kristen Bethesda Yogyakarta Adhiyatno Priambodo (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Jumat, 21 Februari 2020. (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah).

Adhiyatno Priambodo selaku Humas RS Kristen Bethesda membenarkan adanya pasien tersebut yang menjalankan perawatan medis. "Fakta yang kami ketahui memang ada anak kelas 1 SD (MI) posisinya ada di rumah sakit ini," katanya.

Mengenai penyakitnya apa, Adhiyantno belum bisa memberitahukan kepada awak media. Dia hanya mengatakan pasien menjalani operasi di bagian perut.

Dia mengatakan, SAGH merupakan pasien rujukan dari rumah sakit sebelumnya. Pasien dirawat sejak tanggal Kamis, 13 Februari 2020. "Masuk lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD) rawat inap tapi sebelumnya pasien dioperasi kemudian sampai saat ini masih mondok (opname) di kamar anak- anak," ucapnya. []

Baca Juga:


Berita terkait
Muhammadiyah Buka Suara Perundungan Siswi Purworejo
Muhammadiyah akhirnya buka suara atas kasus perundungan siswi SMP di Purworejo. Ormas Islam ini menyampaikan keprihatinannya.
Arti Perundungan, Empat Jenis Perundungan Anak
Apa itu perundungan dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut ini arti perundungan dan empat jenis perundungan anak.
Ujung Nasib Tiga Anak Pelaku Perundungan Audrey
Ujung nasib tiga anak pelaku perundungan Audrey siswi SMP di Pontianak.
0
Cara Startup di Bali Bertahan dari Badai Covid-19
Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang paling terkena dampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah perusahaan startup.