Makassar, (Tagar 23/3/2019) - Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menjadi pembicaraan hangat secara nasional. Pasalnya kursi rektor hijau tersebut disinyalir seharga 5 miliar rupiah.

Terbongkarnya kasus tersebut, setelah Mahfud MD berbicara secara terang-terangan di salah satu TV swasta nasional beberapa waktu lalu.

Siapakah sebenarnya rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu? Berikut sekilas tentang rektor UIN Alauddin Makassar Seperti yang diolah dari berbagai sumber.

Prof Dr H Musafir Pababbari MSi, merupakan alumni Madrasah Muallimin Muhammadiyah, dia juga aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Pada tahun 1987, ia telah menyelesaikan kuliah dengan mengambil judul penelitian, Maturitas Agama: Studi Sosiologis tentang Pengalaman Keagamaan.

Setelah selesai S1 dan dinilai sebagai lulusan terbaik, Musafir sempat bekerja sebagai asisten dosen (Asdos) di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pulang ke Makassar tahun 1989 ia tak melewatkan kesempatan ketika ada penerimaan dosen di IAIN Alauddin Ujungpandang (sebelum berubah menjadi UIN Alauddin Makassar). Dan pada kesempatan pertama, Musafir muda, terpilih sebagai salah satu dosen Kampus Hijau.

Setelah mengabdi selama 10 tahun lebih, tahun 2001 Musafir melanjutkan pendidikan ke jenjang strata dua (S2). 

Kami harapkan Mahfud MD mau datang ke kampus kami, jelaskan semuanya ke mahasiswa di sini, kalaupun itu benar, alangkah bijaknya rektor mengundurkan diri saja, biar tidak malu.

Musafir PababbariRektor Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN) Alauddin Makassar, prof.Dr. Musafir M.Si. (Foto: Tagar/Rio Anthony)

Pria kelahiran 17 Juli 1956, ayah dari tiga orang anak ini melanjutkan S2 di Universitas Hasanuddin (Unhas). Dia memilih jurusan umum yakni sosiologi sebagai disiplin ilmunya.

Setelah menyelesaikan pendidikan S2 selama tiga tahun, ia melanjutkan kuliah program doktoralnya pada tahun 2004 . Masih di kampus yang sama di Universitas Hasanuddin dengan jurusan sosiologi.

Selesai S3 di Unhas, Musafir belum juga puas. Tahun 2009, guru besar UIN Alauddin Makassar ini kembali melanjutkan kuliah post doctoralnya di Universitas Hamburg, Jerman pada bidang social studies. Akhirnya sejak tahun 2015 Prof Musafir Papabari menjabat sebagai rektor UIN Alauddin Makassar hingga sekarang.

Menurut salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya dari Fakultas Dakwah, tidak ada sosok mewah dari pribadi Rektornya tersebut.

“Biasa saja sih, tidak ada yang wah dari beliau. Kami juga kaget waktu Mahfud mengatakan kursi yang dia duduki sekarang itu seharga 5 miliar,” ujarnya kepada Tagar News, Sabtu (23/3).

Mahasiswi asal kota Parepare tersebut berharap, Mahfud MD bisa membuktikan kata-katanya, agar tidak terjadi bias, karena sekarang Rektor UIN seperti tersudutkan dengan berita itu.

“Kami harapkan Mahfud MD mau datang ke kampus kami, jelaskan semuanya ke mahasiswa di sini, kalaupun itu benar, alangkah bijaknya rektor mengundurkan diri saja, biar tidak malu,” tuturnya.

Berikut data diri Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Nama: Prof Dr H Musafir Pababbari MSi

Tempat dan tanggal lahir: Makassar 17 Juli 1956

Nama istri: Dra Hj Hadijah Rasyid MH

Jumlah anak: 3 (tiga) orang

Jabatan fungsional: Rektor 2015 hingga sekarang    

Perguruan tinggi: Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Alamat kampus: Jl. Sultan Alauddin No. 63 Makassar. []

Baca juga: