UNTUK INDONESIA
Seorang Anak di Parepare Gugat Ayahnya Karena Harta
Seorang anak di kota Parepare menggugat ayahnya ke pengadilan, karena sang ayah hendak menjual SPBU miliknya. Ini tuntutan sang anak
Ilustrasi SPBU. (Foto: Tagar/Ilustrasi)

Parepare - Ibrahim Mukti, 47 tahun melayangkan gugatan perdata ke pengadilan negeri kota Parepare, Sulawesi Selatan. Ia menggugat ayah kandungnya sendiri, Abd. Mukti Rachim yang kini telah memasuki usia 82 tahun. Surat gugatan tersebut menuntut agar ayahnya, membayar ganti rugi pada sebuah perusahaan Stasiun Pengisihan Bahan Bakar (SPBU) yang ada di Soreang, Parepare yang hendak dijual ayahnya itu, Rabu 6 November 2019.

Dalam akta perusahaan PT Imam Laega Jaya Bersama, ada 7 anak  Abd. Mukti dan istrinya juga dimasukan. Namun hanya Ibrahim Mukti yang mempermasalahkan dan menggugat orang tua dan 6 saudara lainnya.

Ibrahim mengaku, punya andil bahkan ia mengklaim memiliki saham dalam perusahaan itu sebagaimana tercantum dalam akta perusahaan SPBU.

Sidang yang sudah berlangsung kelima kali ini menghadirkan saksi dari pihak penggugat, atas nama Lukman Hakim atau paman dari penggugat.

Kita tunggu saja putusan pengadilan

Dalam pengakuannya, Lukman Hakim berlaku sebagai saksi yang dihadirkan tidak mengetahui secara dalam manajemen di perusahaan tersebut.

Sepanjang persidangan, saksi tidak banyak menjelaskan prihal manajemen perusahan dan hanya memberikan jawaban pertanyaan hakim berupa 'lupa'

Untuk itu, Kuasa hukum penggugat, Moh Rendy menyampaikan apapun hasil dan keputusan pengadilan, dia menyerahkan sepenuhnya ke majelis hakim.

Diketahui, kasus ini berawal kala Abd Mukti Rachim hendak menjual pompa bensin miliknya yang ada di Soreang, Parepare itu. Tetapi, salah satu anak kandungnya yaitu Ibrahim bersikeras menolaknya dengan menempuh jalur hukum. "Kita tunggu saja putusan pengadilan," singkatnya.

Diketahui, kasus ini berawal kala Abd Mukti Rachim hendak menjual pompa bensin miliknya yang ada di Soreang, Parepare itu. Tetapi, salah satu anak kandungnya yaitu Ibrahim bersikeras menolaknya dengan menempuh jalur hukum.

Baca juga:

Berita terkait
Berkas Kurang, Kasus Dinkes Parepare Belum Dilimpahkan
Tim penyelidikan kepolisian Parepare belum melimpahkan kasus korupsi Dinkes Parepare yang telah rugikan negara Rp 6,3 miliar. Ini alasannya
Mahasiswa Parepare Beraksi Tolak RUU Pertanahan
Ribuan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di kota Parepare Sulawesi Selatan. Mereka menyuarakan isu tanah di Hari Tani Nasional ini.
BJ Habibie Diusulkan Jadi Nama Stadion di Parepare
Sejumlah tokoh masyarakat di kota Parepare berencana akan mengusulkan nama BJ Habibie jadi nama salah satu stadion di Parepare
0
Bawaslu Sul-Sel Seleksi Ketat Pengawas Ad Hoc
Bawaslu Sul-Sel akan merekrut pengawas ad hoc pada Desember 2019 mendatang. Untuk tahun depan, tidak mudah menjadi pengawas ad hoc di Sul-Sel