UNTUK INDONESIA
Semen Padang Lakoni 2 Laga Uji Coba di Yogyakarta
Semen Padang melanjutkan petualangan di Pulau Jawa. Usai pemusatan latihan di Bogor, tim pindah ke Yogyakarta. Mereka juga 2 kali beruji coba.
Pemain Semen Padang FC berduel dengan pemain UNY dalam laga uji coba yang digelar di Lapangan YIS, Yogyakarta, Senin 2 Maret 2020. (Foto: Semen Padang FC)

Yogyakarta - Semen Padang melanjutkan 'petualangan' di Pulau Jawa. Setelah menjalani pemusatan latihan di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Semen Padang kemudian bergeser ke Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tim menjalani 2 laga uji coba di Yogyakarta.

Semen Padang menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta sejak Jumat, 28 Februari 2020. Mereka mengakhiri pemusatan latihan itu pada Rabu, 4 Maret 2020. Selama di Yogyakarta, tim menjalani latihan di dua lokasi berbeda, yaitu Lapangan DIY dan Yogyakarta Independent School (YIS). 

"Di Yogyakarta, dua tempat itu memang sangat berkualitas. Tak heran tempat tersebut sering digunakan timnas Indonesia untuk menggelar latihan," kata pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, Senin 2 Maret 2020.

Kami menggenjot latihan seperti biasa layaknya pertandingan, mulai dari latihan fisik, finishing, shooting, transisi, proses menyerang dan bertahan

Pelatih Almeida mengatakan tim tidak hanya menggelar latihan intens. Mereka juga merencanakan melakoni 2 laga uji coba. 

"Kami menggenjot latihan seperti biasa layaknya pertandingan, mulai dari latihan fisik, finishing, shooting, transisi, proses menyerang dan bertahan," kata Almeida.

Dalam uji coba di Yogyakarta, Semen Padang FC mengalahkan tim UNY dengan skor 4-0. Di laga itu, gol-gol dihasilkan Sunarto di menit 25, Vendri Mofu yang mencetak gol dari titik penalti (40). Sedangkan dua gol lainnya dicetak Arianto (45) dan Nur Iskandar (60).

Selanjutnya, tim dijadwalkan bertanding menghadapi PPSM di YIS, Selasa 3 Maret 2020. Dalam dua laga uji coba tersebut, seluruh pemain diberikan kesempatan untuk bermain dan membuktikan kemampuannya.

"Kami membagi tim menjadi dua tim dalam dua laga uji coba tersebut, tujuannya agar semua pemain bisa bermain 90 menit penuh," katanya.

Pelatih asal Portugal ini mengklaim sudah memiliki tim yang cukup mumpuni dalam mengarungi kompetisi Liga 2 2020. Tim bermaterikan 25 pemain. Namun tidak menutup kemungkinan

"Saat ini ada 25 pemain dan saya rasa sudah cukup. Bila ada penambahan, kami hanya merekrut pemain yang benar-benar dibutuhkan dan mampu berkontribusi lebih untuk tim," tutur dia.

Sebelumnya, Semen Padang FC menggelar dua uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Bogor, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Tim punya alasan tersendiri melakukan pemusatan latihan di dua tempat berbeda.

Semen Padang mematangkan persiapan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 2020 dengan menjalani pemusatan latihan di Jawa. Menurut Chief Executive Officer Semen Padang, Hasfi Rafiq ada 25 pemain yang dibawa Almeida untuk menjalani pemusatan latihan.

Hal tersebut dilakukan sebagai rangkaian dari latihan terpusat yang digelar selama tiga minggu di Lapangan Mess Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Dia berharap pemusatan latihan di luar Padang ini bisa meningkatkan kemampuan Nur Iskandar dkk.

"Melalui pemusatan latihan ini, kami berharap pemain semakin solid dan mampu beradaptasi dengan tim. Selain itu, pemusatan latihan bisa meningkatkan kemampuan pemain, baik secara individu maupun sebagai tim," kata Hasfi. []


Berita terkait
Semen Padang Imbangi Badak Lampung, Pelatih Puas
Semen Padang FC bermain imbang 1-1 dalam uji coba melawan Badak Lampung FC. Meski demikian pelatih Eduardo Almeida puas dengan penampilan tim.
Semen Padang Uji Coba di Bogor dan Yogyakarta
Semen Padang FC akan menggelar dua uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Bogor dan Yogyakarta. Ini sebagai persiapan hadapi Liga 2 2020.
Semen Padang FC Siap Hadapi Kompetisi Liga 2
Semen Padang FC mematangkan persiapan tim menghadapi kompetisi Liga 2 2020. Tim mempertahankan tidak kurang 80 persen pemainnya.
0
Yogyakarta Sambut Long Weekend, Agustus 2020 Jangan Terulang
Yogyakarta pada Agustus 2020 saat long weekend penyakit pagebluk melonjak. Menjelang libur panjang Oktober, pemkot bertekad hal itu tidak terjadi.