UNTUK INDONESIA
Sebanyak 2000 APD Tiba di Sulsel
Sebanyak 2000 buah Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi kebutuhan tim kesehatan dalam menangani virus corona tiba di Sulawesi Selatan.
Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjend TNI Andi Sumangerukka saat melihat langsung APD yang tiba di RS Pelamonia Makassar. (Foto: Tagar/Kodam Hasanuddin)

Makassar - Sebanyak 2000 buah Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi kebutuhan tim kesehatan dalam memberikan penanganan penyebaran virus Corona telah tiba di Sulawesi Selatan, Rabu 24 Maret 2020.

Kelangkaan APD saat ini menyusul meningkatnya penanganan Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan yang menangani pasien virus mematikan itu.

Alhamdulillah, hari ini telah tiba Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 2000 buah.

Namun, dengan adanya penambahan 2000 buah APD tersebut sehingga bisa menutupi kekurangan APD yang sangat dibutuhkan para tim kesehatan yang bekerja digarda terdepan melawan virus Corona.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, pihaknya sementara terus berusaha mengadakan APD bagi tim kesehatan yang berada di tujuh rumah sakit rujukan yang saat ini mengalami kelangkaan.

“Alhamdulillah, hari ini telah tiba Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 2000 buah dan langsung dibagikan ke sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Nurdin Abdullah.

Dengan tibanya APD ini kata Nurdin tim kesehatan bisa menjalankan tugasnya dalam melawan penyebaran virus Corona dan juga tetap bisa menjaga keselamatan para tim medis dalam melaksanakan tugasnya, sehingga mereka tidak mudah terpapar virus mematikan ini.

“Semoga dengan adanya APD ini dapat memudahkan kerja para petugas medis kita, dan kita doakan semoga mereka semua diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas mulia ini,” tuturnya.

Gubernur Sulsel juga tetap mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah agar sementara waktu ini tetap berada di rumah dan tetap menjaga kebersihan diri serta lingkungannya sehingga penyebaran virus Corona ini bisa dimatikan.

“Masyarakat diharapkan di rumah saja dulu sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya.

Sementara, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka menuturkan dengan adanya kelengkapan ini sehingga dapat membantu para petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

"Insya Allah ini bisa membantu sekali petugas-petugas kesehatan kita yang saat ini berada di garda terdepan. Karena salah satu tantangan, baik dari para petugas kita adalah memastikan mereka tidak terpapar dan alat-alat ini menjadi sangat penting," kata Pangdam Hasanuddin.

Pangdam mengatakan APD tersebut merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja, untuk menjaga keselamatan pekerja sendiri maupun orang yang ada di sekelilingnya.

"Oleh karena itu manfaatkan dengan baik alat pelindung ini khususnya para petugas medis, alat ini akan diperoleh secara bertahap," tandasnya.

Kita jangan saling menyalahkan, mari kita berbuat yang terbaik untuk bangsa ini.

Mayjen Andi Sumangerukka meminta untuk sama-sama berdoa agar penyebaran virus Corona semua bisa terselesaikan.

"Kita jangan saling menyalahkan, mari kita berbuat yang terbaik untuk bangsa ini dan sama-sama berdoa agar masalah ini cepat selesai sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti semula" ujarnya.

Diketahui, sebanyak 40 Koli, 2000 pcs jubah Alat Pelindung Diri (APD) diserahkan langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka kepada perwakilan rumah sakit rujukan dalam menangani Covid-19, di halaman Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan.

APD jubah pelindung atau Disposable Protective Coverall tersebut merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), diperuntukkan  untuk seluruh tenaga medis yang bertugas dalam penanganan Covid-19 yang saat ini sedang mewabah.

Penyerahan APD diterima secara simbolis oleh empat perwakilan Direktur Utama (Dirut) dan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) diantaranya Karumit Tk. II Pelamonia Kolonel Ckm dr. Pontjo Yunarko, Karumkit Bhayangkara, Kombes Pol dr. Farid, Dirut RS. Wahidin Khalid Saleh dan Dinkes Prov Sulsel, Fitriani.

Distribusi APD tersebut ditujukan kepada rumah sakit yang menanganani Covid-19, diantaranya :

A. Wilayah Sulawesi Selatan

1. RST Pelamonia 10 koli/500 pcs

2. RSUP Wahidin  5 koli /250 pcs

3. RS Bhayangkara 2 koli/100 pcs

4 RSUD Maros 2 koli/100 pcs

5 RS UNHAS  1 koli/50 pcs

6 RS. Dr. Tajudin 1 koli/50 pcs

8 RSUD Sinjai 1 koli/50 pcs7 RSUD Labuan Baji 1 koli/50 pcs

8 RSUD Sinjai 1 koli/50 pcs

9 RSUD Lakipadada Toraja 1 koli/50 pcs

10 RST Pare pare 1 koli/50 pcs

11 RST Bone 1 koli/50 pcs

B. Wilayah Sulawesi Barat

1 RSUD Mamuju 2 koli/100 pcs

C. Wilayah Sulawesi Tenggara

1 RST Kendari 2 koli/100 pcs

2 RSU Bahteramas 2 koli/100 pcs

D. Cadangan

1 Gudang Kesdam 5 koli/250 pcs

2  Gudang Dinkes 3 koli/150 pcs. []

Berita terkait
Pemerintah Akan Produksi APD, Tak Tergantung Impor
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo telah meminta ke Menteri Perindustrian untuk produksi APD, hand sanitizer, masker.
PKS Harap Anggota DPR Rela Potong Gaji Buat Beli APD
Politis PKS Mardani Ali Sera berharap anggota DPR yang ada di Senayan menyisihkan sebagian gaji untuk membantu medis membeli APD untuk Covid-19.
Khofifah Sebar 7.100 APD ke 64 RS Rujukan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan pembagian APD ke 64 RS rujukan Covid-19 tidak sama, tergantung dari jumlah bed dan tenaga medis.
0
Kata PKS, Presiden Jokowi Lemah dan Plin Plan
Pemerintahan Jokowi periode dua ini masih saja seperti dulu. Lemah dan plin plan. Terlihat saat wabah Covid-19 melanda negara ini. Kata orang PKS.