UNTUK INDONESIA
Satu Keluarga di Pessel Diisolasi di Rusunawa Panian
Satu keluarga di Pessel harus menjalani isolasi di Rusunawa Panian karena pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19.
Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. (Foto: jdrf.org)

Pesisir Selatan - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, kembali mengisolasi enam warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Painan Kecamatan IV Jurai.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pessel Rinaldi Dasar menyampaikan enam orang warga itu berasal dari Kecamatan Pancung Soal Inderapura. Satu diantaranya menunjukkan gejala mirip Covid-19, akibat pernah kontak langsung dengan seorang pasien positif di Padang.

Dia secara kooporatif juga langsung melapor ke wali nagari (kepala desa) tempat ia berdomisili.

"Iya, mulai masuk pada Kamis, 30 April 3020. Selain yang bersangkutan, juga lima orang keluarganya di Nagari (Desa) Inderapura Utara," ujarnya kepada Tagar di Painan, Jumat, 1 Mei 2020.

Ia sebelumnya pernah kontak langsung dengan seorang warga Kota Padang, dengan inisial BD pada Minggu, 26 April 2020. BD merupakan seorang pengawas lapangan tempat APT bekerja.Dari informasi Gugus Tugas Covid-19 Pessel, pada Kamis 20 April 2020, seorang warga dengan inisial APT, 23 tahun, operator alat berat mengalami batuk dan tenggorokkannya terasa gatal.

Ia sebelumnya pernah kontak langsung dengan seorang warga Kota Padang, dengan inisial BD pada Minggu, 26 April 2020. BD merupakan seorang pengawas lapangan tempat APT bekerja.

Kemudian pada Selasa, 28 April 2020, APT pulang ke rumahnya di Inderapura, dengan menggunakan travel milik warga setempat. Tak berselang berapa lama di rumah, kakak dan isterinya dapat informasi, jika BD positif Covid-19.

"Dia secara kooporatif juga langsung melapor ke wali nagari (kepala desa) tempat ia berdomisili," kata Rinaldi.

Saat ini, tim medis telah mengambil sampel swab APT untuk diperiksa ke Laboratorium Biomedik Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand) Padang.

Selain enam warga Kecamatan Pancung Soal, kata dia, Gugus Tugas juga mengisolasi 25 orang santri asal Kecamatan Lunang dan Silaut. Mereka diisolasi karena baru pulang dari Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur.

Berdasarkan data Gugus Tugas, hingga kini total pasien positif di Pessel masih tercatat sebanyak 16 orang. Dari jumla itu, 5 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumah masing-masing.

Warga berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 13 orang. Sebanyak lima orang dirawat Rumah Sakit Unum Daerah (RSUD) M. Zein Painan. Satu orang dirawat di Rumah Sakit Unand Padang. Tiga orang di Rumah Sakit M. Djamil Padang, dan empat orang isolasi mandiri di rumah.

Sementara 316 orang berstatus ODP. Dari jumlah itu, 266 orang telah selesai menjalani masa pemantauan dan sisanya 50 orang kini masih menjalani pemantauan. Orang Tanpa Gejala (OTG) 362 orang. []

Berita terkait
Pengadaan 10 Ribu Masker Dinkes Pessel Belum Rampung
Pengadaan 10 ribu masker senilai Rp 100 juta di Dinas Kesehatan Pesisir Selatan belum rampung.
Keliru, Pedagang di Pessel Ternyata Negatif Covid-19
Seorang pedagang di Pasar Pesisir Selatan yang sempat dinyatakan positif rapid test ternyata negatif Covid-19.
Pengamat Nilai Pemkab Pessel Lamban Tangani Corona
Pengamat Hukum Kesehatan Universitas Eka Sakti Padang Firdaus Dezo menilai bertambahnya kasus Corona menunjukan Pemkab Pessel belum siap.
0
Satu Keluarga di Pessel Diisolasi di Rusunawa Panian
Satu keluarga di Pessel harus menjalani isolasi di Rusunawa Panian karena pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19.