UNTUK INDONESIA
Relawan Jokowi Luncurkan Program Kampung Siaga Covid-19
Komite Penggerak Nawacita (KPN), gabungan beberapa organ relawan Jokowi, meluncurkan program Kampung Siaga Covid-19.
Komite Penggerak Nawacita (KPN), gabungan beberapa organ relawan Jokowi, meluncurkan program Kampung Siaga Covid-19. (Foto: Istimewa)

Jakarta - Komite Penggerak Nawacita (KPN), gabungan beberapa organ relawan Jokowi, meluncurkan program Kampung Siaga Covid-19. Program ini bertujuan mencegah penyebaran virus corona Covid-19 di masyarakat.

Terlebih apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi bagi para dokter dan kalangan medis.

Pitono Adhi, yang ditunjuk sebagai Koordinator Satgas Program KPN Tanggap Covid-19, mengatakan KPN sejak awal sudah ikut ambil bagian dalam perang melawan Covid-19 ini. Dia menjabarkan awalnya tim khusus yg diterdiri beberapa orang diminta mempelajari pandemi ini dan menyusun program sederhana untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 ini. 

Ia mengatakan batasan yg diberikan adalah aksi lapangan langsung dan rekomendasi kebijakan ke pihak-pihak terkait. Tim ini kemudian mengeluarkan 5 tindakan langsung dieksekusi yaitu pembuatan dan distribusi hand sanitizer, pembuatan portable wastafel, pembuatan disinfectant chamber di ruang publik dan di kampung-kampung, disinfeksi area publik dan tempat ibadah, dan bantuan masker dan coverall kepada kalangan medis dan orang-orang yang beresiko tertular.

Komite Penggerak NawacitaPembuatan hand sanitizer oleh relawan KPN. (Foto: Istimewa)

Pitono menambahkan melihat perkembangan pandemi ini dan beberapa pelajaran kebijakan di negara lain, KPN merekomendasikan membangun pertahanan sampai tingkat RT/RW yang kemudian disebut sebagai Program RW Siaga Covid-19 oleh KPN.

“Selanjutnya, KPN juga akan meluncurkan Program KPN Kampung Siaga Covid-19," ujar Pitono.

Menurutnya, tahap awal Program KPN Kampung Siaga Covid-19 akan dilaksanakan di beberapa RW di Jakarta dan Kota Bogor. "Program ini akan mengajak masyarakat di tingkat RW untuk gotong royong, saling bantu, mencoba untuk mandiri, namun juga segera dapat mengakses bantuan yang ada, cepat tanggap dalam kondisi kedaruratan," katanya.

Di tingkat RW, kata Pitono, juga mencoba mengusahakan tempat karantina mandiri, apabila dibutuhkan ada warga yang berstatus ODP maupun PDP. "Bahkan juga apabila memungkinkan ruang perawatan bagi penderita positif Covid-19 sambil menunggu tersedianya ruang di rumah sakit rujukan, tentunya dengan bekerjasama dengan Puskesmas terdekat," ujarnya.

Komite Penggerak NawacitaPortable wastafel di ruang publik dan di kampung-kampung oleh KPN. (Foto: Istimewa)

Ia mengatakan Program Kampung Siaga Covid-19 ini, adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat pada tingkatan kluster kampung, antar tetangga, dan menggugah kesadaran warga untuk menjaga diri masing-masing dan saling bantu.

Sekjen Seknas Jokowi, Dedy Mawardi menambahkan KPN udah bergerak dari awal sejak paparan Covid 19 mulai meluas di Indonesia. Ia mengatakan sejak awal KPN melihat dampak pandemi ini akan memukul lebih dulu golongan masyarakat menengah ke bawah.

"Kita urunan buat bagi-bagi hand sanitizer dan masker bagi driver ojek online, pedagang kecil, dan orang-orang yang berisiko tinggi saling tertular," kata Dedy.

Hal sama disampaikan Viktor S. Sirait, Ketua Umum Bara JP. Ia mengatakan banyak hal telah dilakukan pemerintah mengatasi penyebaran.

"Kita lihat sendiri pemerintah bekerja keras, mungkin ada yang masih kurang, maka ayo kita bantu, mana yang kurang kita dukung. Virus ini gak kenal golongan, gak kenal pandangan politik, semua bisa tertular. Maka kita sendiri juga mesti disiplin menjaga jarak atau physical distancing," katanya. 

Ia menyebut keseriusan Pemerintah ini bisa terlihat dari upaya untuk menyediakan tambahan anggaran sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanganan COVID-19 ini. "Dan dari alokasi anggaran ini bidang kesehatan mendapat tambahan anggaran sebesar Rp 75 triliun untuk dipergunakan dalam perlindungan tenaga kesehatan, terutama pembelian APD, pembelian alat-alat kesehatan, up grade 132 rumah sakit, insentif dokter dan tenaga medis, serta santunan kematian tenaga medis," ucapnya.

"Ini bukan saja menunjukkan keseriusan Presiden dalam menghadapi bencana pandemi Covid-19 ini, tetapi menunjukkan komitmen beliau terhadap rakyat indonesia, khususnya keberpihakan yang nyata pada rakyat kecil," ujarnya.

Sari, ketua RW O7, Kelurahan Rawajati, salah satu RW di Jakarta yang akan bekerjasama dengan KPN dalam Program Kampung Siaga ini, menyambut sangat baik program ini.

Komite Penggerak NawacitaPortable wastafel di ruang publik dan di kampung-kampung oleh KPN. (Foto: Istimewa)

”Kami selama ini juga sudah memulai hal ini, seiring dengan anjuran pemerintah, bantuan dan bimbingan teknis dari KPN ini tentunya sangat berguna memperkuat ketahanan warga kami," katanya. 

Hal yang sama juga disampaikan Shane Hasibuan, Koordinator Bogor Program KPN Tanggap Covid-19, “Warga di kampung menyambut antusias program ini, mereka sadar harus berupaya, tentu mereka butuh bantuan, bimbingan teknis juga logistik," katanya.

Koordinator Nasional KAPT (Komunitas Alumni Perguruan Tinggi), salah satu organ relawan yang tergabung dalam KPN, Ammarsjah Purba, mengapresiasi kerja-kerja luar biasa oleh banyak pihak, baik pemerintah dan kekuatan masyarakat sipil lainnya.

"Terlebih apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi bagi para dokter dan kalangan medis. Begitu banyak bantuan moril dan materil dari teman teman menunjukan semangat gotong royong bangsa ini masih ada,"  kata Ammarsjah.

Ia mengajak semua pihak untuk melepaskan kepentingan pribadi dan golongan dan bersama-sama bekerja melawan pandemi Covid-19 ini. “Kita tidak punya waktu, kita tidak punya kemewahan untuk saling bertengkar ataupun menyalahkan," ucapnya. 

"ini saatnya kita bersatu padu, meletakkan semua perbedaan. Kita kembali ke jati diri bangsa, bangsa ini bangsa yang tangguh karena kegotongroyongan, mari sama-sama kita hadapi, kita berbuat sesuai kemampuan kita masing-masing, saya yakin kita akan melalui semua ini dengan baik dan pada saatnya nanti, kita menjadi bangsa yang tangguh yang telah melewati bencana kemanusiaan yang luar biasa ini."

Komite Penggerak Nawacita (KPN) adalah kumpulan dari organ yang terus-menerus bekerja demi kebaikan tetap memimpin negeri ini, terdiri dari Almisbat, Alumni Menteng 64, Bara JP, Blusukan Jokowi, KAPT, Kornas Jokowi, MAPPAN, Paguyuban Relawan Nusantara, Pengawal Pancasila Damai, RPJB, dan Seknas Jokowi. []


Berita terkait
KPN Beri Hand Sanitizer Gratis di Jakarta dan Bogor
KPN membagi hand sanitizer kepada masyarakat di Jakarta dan Bogor untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
KPN Lakukan Pembinaan Petani Binaan di Yogyakarta
Organ relawan pendukung Jokowi yang tergabung di dalam KPN melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada petani di daerah Sukabumi.
Relawan KPN Salurkan Bantuan Korban Longsor di Bogor
KPN bersama IKA ITS Surabaya dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) memberi bantuan korban longsor di Bogor.
0
Covid-19 di 17 Negara Eropa Antara 11.000 - 200.000
Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Eropa melanda semua negara bahkan di beberapa negara kasusnya jauh di atas jumlah kasus di China