UNTUK INDONESIA
KPN Lakukan Pembinaan Petani Binaan di Yogyakarta
Organ relawan pendukung Jokowi yang tergabung di dalam KPN melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada petani di daerah Sukabumi.
KPN Lakukan Pembinaan Petani Binaan di Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Jakarta - Organ relawan pendukung Jokowi yang tergabung di dalam Komite Penggerak Nawacita (KPN) melakukan kerja nyata dengan melakukan pembinaan dan pemberdayaan untuk petani di daerah Sukabumi. Salah satunya, memberikan pelatihan pertanian terpadu (integrated farming) di Sleman Yogyakarta selama 3 hari, mulai dari tanggal 7 sampai 9 Maret 2020.

Para petani akan diajarkan garis besar teknik bertani yang terintegrasi atau integrated farming.

Pelatihan pertanian terpadu ini merupakan sinergitas antara KPN dengan Kelompok Tani dari Koperasi Buana Subur Makmur (BSM) pimpinan Gandi Ali Mardana dan diinisiasi salah satu organisasi yang tergabung dalam KPN, yakni Alumni Menteng 64 (AM64).

Perwakilan AM64 Pitono Adi mengatakan beberapa petani binaan simpul Sukabumi berangkat ke Yogyakarta dengan didampingi pengurus KPN seperti Shane M Hasibuan dan Misno. Nantinya, para petani akan diberikan pengetahuan cara bertani secara alamiah atau pertanian terpadu.

“Para petani akan diajarkan garis besar teknik bertani yang terintegrasi atau integrated farming. Misalnya berkebun dan beternak alamiah yang telah dipraktekkan para petani BSM,” ucap Pitono, Sabtu 7 Maret 2020.

Para petani, kata Pitono, akan diajari bagaimana belajar membuat bokashi dengan mengumpulkan kotoran hewan dan sampah basah untuk awalnya. Pihak KPN juga akan mengajarkan bagaimana membuat bakteri pengurai sampah dan kotoran hewan untuk membuat bokashi.

“Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan mengunjungi area sentra pembuatan Bokashi oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Kenaci, Taman Matangi, Kalasan yang diawali pemaparan mas Gandhi selaku pendamping,” ucap Pitono.

Shane salah satu anggota KPN mengatakan, para petani diberikan penjelasan tentang Bokashi, yakni bahan organik yang kaya sumber daya hayati yang akan digunakan sebagai media tanam bawang merah. Area tersebut, kata dia, terintegrasi dengan peternakan sapi yang kotorannya digunakan sebagai bahan baku utama Bokashi dan biogas.

“Kami juga turut serta dalam kegiatan mempersiapkan polybag (kantong plastik pembungkus) yang akan diisi dengan bokashi yang sebelumnya telah disemprot dengan air berbakteri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi santai sembari menyeruput kopi spesial,” ucap Shane.

Perwakilan KPN lainnya, Misno, mengatakan pelatihan pertanian terpadu merupakan bentuk pemberdayaan petani binaan KPN. Selain itu, sebagai langkah membantu peran pemerintah dalam meningkatkan SDM sesuai dengan program Nawacita Presiden Jokowi.

“Kita berangkat ke sini sebagai wujud mengawal Nawacita, membantu pemerintah khususnya meningkatkan sumber daya manusia dibidang pertanian,” ucap Misno.

Usai pelatihan, kata Misno, pengetahuan para petani akan bertambah dan mampu mengaplikasikan cara pertanian yang efektif dan efisien sehingga mendongkrak perekonomian.

“Mari kita dukung kegiatan ini, semoga lancar dan nantinya para petani KPN simpul Sukabumi dapat mempraktekkan pengetahuan yang diperoleh selama workshop,” ujar Misno. []

Berita terkait
Relawan KPN Salurkan Bantuan Korban Longsor di Bogor
KPN bersama IKA ITS Surabaya dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) memberi bantuan korban longsor di Bogor.
Seknas Jokowi dan KPN Bantu Korban Banjir di 27 Titik
Seknas Jokowi dan Komite Penggerak Nawacita (KPN) menyalurkan bantuan kepada korban banjir di daerah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
IKA ITS dan KPN Bantu Korban Banjir dan Longsor di Bogor dan Banten
IKA ITS Surabaya dan relawan Komite Penggerak Nawacita (KPN) salurkan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Bogor dan Banten.
0
KPN Lakukan Pembinaan Petani Binaan di Yogyakarta
Organ relawan pendukung Jokowi yang tergabung di dalam KPN melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada petani di daerah Sukabumi.