Ramai di Warung Kopi, Warga Abdya Masih Cuek Corona

Di tengah isu corona atau Covid-19, masih banyak warga Aceh Barat daya yang bertahan di sejumlah warug kopi.
Warung AW Kopi di Jalan Iskandar Muda, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Baray Daya, Aceh. (Foto: Tagar/Syamsurizal)

Aceh Barat Daya - Merebaknya virus corona atau Covid-19 hingga ke wilayah Indonesia ternyata hingga saat tidak berpengaruh untuk warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh. Pasalnya hingga saat ini masih ramai warga bertahan di warung selama berjam-jam.

Selain itu sejumlah warung kopi seputar pusat Kota Blangpidie ibu kota Kabupaten Abdya masih terlihat ramai pengunjung. Irham Septiarman, ditemui Tagar di AW kopi Blangpidie mengaku sementara ini dirinya belum merasa khawatir tentang isu virus corona, apalagi, sejauh ini Kabupaten Abdya masih aman dan diharapnya penyakit itu dijauhkan.

Ramai selalu, artinya masyarakat kita belum khawatir.

"Sementara ini belum (belum khawatir), saya setiap pagi ngopi dan makan kue di AW kopi," kata Irham, Rabu, 18 Maret 2020 di Aceh Barat Daya.

Menurut Irham, sikap tidak khawatir bukan saja hanya dirinya, namun juga warga lain di Abdya, hal ini lantaran terlihat masih banyak warga Abdya menghabiskan waktu ngopi bersama di warung-warung. "Ramai selalu, artinya masyarakat kita belum khawatir," tutur Ilham.

Baca juga: Warung Kopi di Aceh Tetap Ramai di Tengah Isu Corona

Meski begitu, Irham mengaku sudah menerapkan pola hidup sehat sejak isu penyakit ini merebak guna pencegahan."Sejak dulu, pola hidup sehat tentu penting untuk menjaga kebugaran," katanya.

Sementara kasir AW kopi, Muamar, mengatakan pasca isu corona merebak pelangan di warungnya lumanyan berkurang, namun demikian dirinya tidak berani beropini bahwa itu sebab dari isu corona."Berkurang ia, tapi apakah karena isu corona, tentu kita tidak bisa pastikan," sebut Muamar.

Ditanya langkah pencegahan, Muamar mengaku pihaknya belum melakukan langkah pencegahan terlalu mendalam atau dengan memeriksa suhu tubuh pelangan, namun AW kupi sudah menyediakan wastafel (tempat cuci tangan). "Kita menyediakan wastafel, kalau untuk yang lain belum," katanya. [] 

Berita terkait
Covid-19, Salat Jumat Tetap Digelar di Aceh
MPU Aceh menilai hingga hari ini Aceh masih dalam tahapan antisipasi, sehingga belum dapat menerapkan sesuai fatwa MUI terkait corona Covid-19.
Enam Pasien PDP Corona Dirawat di RSUZA Aceh
Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh merawat sebanyak enam pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona atau Covid-19.
Pusat Izinkan Revisi APBD, Begini Respon DPR Aceh
Pemerintah Aceh dan DPR Aceh harus segera duduk bersama untuk menyusun skema kerja untuk penanganan kasus virus corona baru atau Covid-19.
0
Politikus PDIP Jagokan Andika Perkasa Jadi Panglima TNI
Politisi PDIP Effendi Simbolon menjagokan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI mengantikan Hadi Tjahjanto.