Pemerintah Kota Makassar

Ragam Kesalahan Investasi Saham Bagi Investor Pemula

Selain itu, kebanyakan investor pemula belum mempunyai cukup bekal atau ilmu banyak dalam dunia persahaman.
Ilustrasi Investasi (Foto: Tagar/Freepik)

Jakarta - Investasi saham kian populer belakangan ini, terutama ada kaula muda yang tergiur akan keuntungan terhadap investasi saham. Namun banyak dari mereka yang asal melakuka investasi tanpa memikirkan risiko kedepannya.

Selain itu, kebanyakan investor pemula belum mempunyai cukup bekal atau ilmu banyak dalam dunia persahaman. Hal ini menjadikannya terkadang harus menelan kerugian pada investasi tersebut. Berikut adalah kesalahan investor pemula yang harus dihindari saat memulai investasi saham.


1. Tidak Memahami Fundamental Perusahaan

Banyak investor yang hanya melihat tren beli dalam analisis teknikal. Keinginan membeli demi menghasilkan profit tinggi membuat investor pemula mengabaikan sisi fundamental. 

Padahal fundamental perusahaan adalah suatu hal yang sangat penting, karena merupakan pemicu laba rugi perusahaan dan analisis dasar dalam membeli saham.


2. Tidak Ada Rencana dan Tujuan Jelas

Banyak orang yang salah mengartikan investasi dengan selalu mendapatkan keuntungan yang besar. Padahal berinvestasi bukan hanya mendapatkan keuntungan yang besar, tapi juga memenuhi kebutuhan finansial di masa yang akan mendatang. 

Selain itu, kurangnya perencanaan yang matang dari awal seringkali membuat investor pemula mengalami kerugian.


3. Mudah Menyerah dan Putus Asa

Kasus seperti ini banyak dijumpai pada investor pemula. Seringkali ketika mengalami kerugian, investor akan langsung meninggalkannya karena kecewa dan merasa tidak pantas bermain di saham. 

Padahal setiap apapun yang dilakukan terdapat risiko. Oleh sebab itu pentingnya memahami dan mempelajari analisis yang ada, seperti fundamental dan teknikal.


4. Panic Selling

Kesalahan satu ini merupakan kesalahan karena adanya emosi dan kepanikan yang meningkat saat harga saham sedang turun atau anjlok. Fenomena ini membuat para investor ingin cepat-cepat menjual sahamnya tanpa memikirkan harga karena takut harganya semakin jatuh.


5. Terlalu Sering Menunda

Seringkali beberapa investor selalu menunda untuk berinvestasi padahal harga sudah di bawah wajar. Padahal seiring berjalannya waktu, IHSG cenderung selalu naik dalam jangka waktu panjang tergantung kondisi ekonomi juga.


6. Tanpa Analisa

Kesalahan yang paling sering dilakukan investor muda adalah membeli tanpa analisa. Mereka cenderung membeli karena terpaku dengan tren atau yang lebih dikenal saham gorengan. Padahal ketika ingin memahami sesuatu, haruslah melalui proses belajar yang dapat terbilang cukup lama.[]


(Rafi Fairuz)

Baca Juga:

Berita terkait
5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Bagi Pemula
Asuransi kesehatan sangat penting untuk dimiliki setiap individu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga.
Jenis-jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula
Tak seperti dulu, citra investasi yang mahal dan hanya dimonopoli para pengusaha atau karyawan berpenghasilan tinggi kini telah luntur.
Tips Investasi Properti untuk Pemula
Anda harus mempertimbangkannya secara matang sebelum menargetkan properti pertama Anda.
0
Yuk Intip! Sejarah dan Fakta Menarik Mata Uang Korea Selatan
Won Korea baru diresmikan pada tahun 1902, bahkan saat itu belum ada Won Korut Korsel karena kedua negara masih bersatu.