UNTUK INDONESIA
Puluhan Remaja Banyuwangi Ditangkap Saat Balap Liar
Aksi kebut-kebutan puluhan remaja di Banyuwangi tersebut mengindahkan anjuran pemerintah untuk tidak berkerumun di tengah pandemi Covid-19.
Polisi menangkap puluhan remaja di Banyuwangi karena aksi balap liar. (Foto: Tagar/Hermawan)

Banyuwangi - Aparat Kepolisian Sektor Glenmore, Banyuwangi mengamankan puluhan warga yang terlibat dalam balap liar di jalan lintas selatan (JLS) Banyuwangi. Puluhan pemuda dan sepeda motor dibawa aparat ke Mapolsek Glenmore.

Kepala Kepolisian Sektor Glenmore Ajun Komisaris Basori Alwi mengatakan tercatat ada 49 sepeda motor menjadi barang bukti dugaan kebut-kebutan di jalan raya tersebut.

Untuk membawa balik sepeda motor harus menunjukkan SIM dan STNK.

"Orang dan kendaraan semua diamankan. Kendaraan sudah kita police line. Mereka kita amankan dikasih pembinaan agar tidak mengulangi aksinya lagi," ujarnya kepada Tagar di Mapolsek Glemore, Senin, 27 April 2020

Selanjutnya, polisi memulangkan puluhan pemuda tersebut setelah dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Untuk membawa balik sepeda motor harus menunjukkan SIM dan STNK. Khusus yang bodong atau tanpa dokumen kelengkapan kendaraan bermotor kita tahan. Bisa diambil jika ada BPKB," ujar Basori.

Razia balapan liar ini merupakan perdana digelar Polsek Glenmore selama Ramadan. Lokasi penertiban berada di Jalur Lintas Selatan (JLS) dekat Industri Gula Glenmore (IGG) di Dusun Kendeng Lembu, Desa Karangharjo. Operasi ini melibatkan banyak anggota.

"Tim kita bagi empat. Tim 1 bertugas melakukan penyelidikan terdiri dua personil bertugas paling awal. Tim ini dipimpin Kanit Reskrim Ipda Didik Hariono. Tim 2,3,4 sebagai tim tindak dengan kekuatan masing - masing 6,6 dan 4 personel," ucap mantan Kasat Sabhara Polres Banyuwangi itu.

Sikap tegas diambil demi keselamatan pengendara itu sendiri. Alasan lainnya, aksi para pebalap liar telah meresahkan warga khususnya pelintas JLS. Disamping itu, Covid 19 mudah menyebar lewat kerumunan.

"Kami tengah berjuang memutus penyebaran virus corona. Berkerumun saja tidak boleh, lha ini malah balap liar. Saat ini kita bina, lain waktu bisa mengarah ke jalur hukum," tutur Basori.

Balap Liar BondowosoPolres Bondowoso menangkap belasan pelaku balap liar di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Polres Bondowoso/Tagar)

Sementara itu, Kepolisian Resort Bondowoso juga membubarkan balap liar yang dilakukan sekelompok pemuda di Jalan Raya Situbondo, Bondowoso, Jawa Timur, Minggu malam, 26 April 2020. Para pelaku balap liar sebagian tampak kabur, namun sebagian lagi berhasil diamankan polisi, bersama 37 sepeda motor.

Kepala Kepolisian Resort Bondowoso Ajun Komisaris Besar Erick Fendriz mengatakan razia balap liar ini merupakan bagian dari penerapan physical dan social distancing agar masyarakat tidak berkerumun di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Dalam razia itu, ada 25 warga Bondowoso dan 30 warga Situbondo ditangkap. Sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing, semua pelaku diperiksa suhu tubuh dan diberikan pembinaan.

"Jadi semalam kita beri arahan pembinaan agar tidak mengulangi balap liar lagi. Setelah itu, kami cek suhu tubuh, baru dipulangkan. Ini kan ditengah pandemi Covid-19, jadi makanya kita tetap cek suhu tubuh," kata dia.

Ia menerangkan aksi balapan liar tersebut merupakan perilaku kambuhan sekelompok remaja di Bondowoso. Mereka biasanya datang ke lokasi dan saat melihat teman-temannya melakukan balapan liar, akhirnya terpancing dan ikut bergabung.

"Mungkin karena ini di perbatasan. Jadi yang hadir dari dua kabupaten juga," tuturnya.

Erick meminta agar orang tua dan masyarakat mengontrol anak-anak mereka saat sedang keluar rumah, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Kami imbau kepada anak-anak muda ini, agar tidak usah menggelar balap liar, karena hal ini sangat membahayakan diri sendiri maupun pengendara jalan yang melintas karena dilakukan di jalan raya," kata dia. []

Berita terkait
Ratusan UMKM Banyuwangi Kebut Pesanan 1 Juta Masker
Ratusan pelaku UMKM di Banyuwangi bekerja lembur menyelesaikan pesanan 1 juta masker yang bakal dibagikan gratis ke masyarakat.
Dinkes Banyuwangi Lakukan Rapid Test 11 Santri
Sebelas santri Al Fatah Temboro, Magetan menjalani rapid test karena Ponpes tersebut adalah klaster baru penyebaran Covid-19.
Nekat Mudik ke Banyuwangi, Siap-siap di Karantina
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengingatkan kepada warganya merantau ke daerah lain untuk tidak mudik guna memutus rantai pandemi Covid-19.
0
Jokowi Lantik Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul
Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis, 30 April 2020 resmi melantik Manahan MP Sitompul sebagai Hakim Konstitusi 2020-2025.