Profil Martua Sitompul Calon Ketua Paryasop 2021-2024 Nomor Urut 3

Berikut profil Martua Sitompul adalah Calon Ketua Paryasop 2021-2024 Nomor Urut 3.
Martua Sitompul adalah Calon Ketua Paryasop 2021-2024 Nomor Urut 3.(Foto:Tagar/Ist)

Jakarta - Martua Sitompul (MS) adalah salah satu nama yang mencalonkan diri sebagai Ketua Paryasop atau Ikatan Alumni Asrama Yayasan Soposurung periode 2021-2024 dengan nomor urut 03.

Martua yang lahir di Janjiangkola, 18 April 1977 merupakan Alumni Yayasan Soposurung 1996. Kemudian ia melanjutkan Pendidikan di Akademi TNI Angkatan Laut (Akabri Laut) Angkatan XLV. 

Keluarga Paryasop punya sejuta potensi. Lihat saja alumni kita yang berkarya di berbagai bidang. Belum lagi bakat-bakat tersembunyi yang tak diekspos selama ini..

Medio Desember 1999 di Era Presiden Gusdur yang bersangkutan dilantik di istana negara oleh Wakil Presiden Megawati bersama-sama rekan-rekan seangkatannya dari Akmil, AAU, dan Akpol yang lazim dikenal dengan Akabri’99 dengan pangkat letnan dua.

Semenjak dilantik, Martua Sitompul ditempatkan di berbagai Kesatuan TNI AL diantaranya Korps Marinir, Dinas Pengamanan Angkatan Laut, Lantamal dan saat ini sebagai Pabandya di Mabesal.

Beberapa penugasan militer diantaranya Oplihkam di Aceh Selatan Bersama Yonif-1 Marinit tahun 2001-2002, Operasi Rencong Sakti XXVI Aceh Timur Bersama Yonif-Mar, sedangkan bidang pengamanan berhasil menggagalkan penyelundupan di wilayah perairan timur Aceh Tamiang pada saat menjabat Wadantim. 

Martua SitompulCalon Ketua Paryasop 2021-2024 Nomor Urut 3 Martua Sitompul dan keluarganya.(Foto:Tagar/Ist)

Setelah menjadi Dantim di Lantamal III beberapa kali menggagalkan penyelundupan baby lobster di lampung, banten dan pangandaran. Prestasi Lantamal III ini mendapat Apresiasi dan penghargaan dari mantan Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti.

Inisiatifnya untuk menggaungkan Program eksistensi Paryasop ada sejak dirinya intens mengikut kegiatan Organisasi Paryasop sebagai anggota sehingga muncul naluri agen of change yang kuat.

Motivasi MS untuk mengikuti pemilihan sebagai Kandidat Ketua Paryasop yaitu sebagai pelayan untuk meningkatkan dan memelihara eksistensi Paryasop di masyarakat.

“Keluarga Paryasop punya sejuta potensi. Lihat saja alumni kita yang berkarya di berbagai bidang. Belum lagi bakat-bakat tersembunyi yang tak diekspos selama ini. Sebagai satu keluarga, saatnya saling membantu dan mendukung untuk mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga alumni Paryasop dapat lebih banyak berkarya di masyarakat dan meberikan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung,’’ tutur Martua berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tagar, Kamis, 6 Mei 2021.

“Saya berharap dengan sinergi antara alumni yang ada berkarya di pemerintahan, swasta, profesional dan dunia usaha lewat Paryasop, maka image atau Branding dari Paryasop di mata masyarakat baik di bonapasogit maupun di Indonesia bahkan di luar negeri mendapatkan penilaian yang positif sesuai dengan cita-cita dari Founding Father dari Yayasan Soposurung Letjen TNI (Purn) Tiopan Bernhard Silalahi," sambungnya.

“Untuk detail program kerja, sudah kami persiapkan dan mulai kami sosialisasikan, dan tentunya kami berharap dapat menerima banyak masukan dari para abang, kakak, teman dan adik-adik kami, dan kami sangat senang untuk bisa bertukar pikiran untuk kebaikan Paryasop ke depannya”.

“Paryasop maju, rakyat menungu pengabdianmu," sebutnya. []

Berita terkait
TNI Harus Mampu Jadi Pelopor Cegah Covid-19 di Masyarakat
Danrem 011/LW, Kolonel Inf Sumirating Baskoro, berharap agar prajurit TNI mampu jadi pelopor, mencegah penyebaran Covid 19 di masyarakat
Peranan TNI-Polri Untuk Tangani Kepulangan Pekerja Migran
Penanganan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Doni sebut presiden perintahkan optimalkan peran TNI-Polri
Panglima TNI Kirim 12,4 Ton Bantuan Logistik Bencana ke NTT
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengirimkan 12,4 ton bantuan logistik untuk korban bencana alam di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).
0
Dewas KPK Pecat Penyidik Robin Terkait Suap Tanjung Balai
Dewan Pengawas KPK memecat penyidik Stepanus Robin Pattuju karena terbukti berhubungan dengan perkara Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrial.