Surabaya - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur (Jatim) ingin tetap menjadi penguasa di tiga daerah pada Pilkada 2020, yakni Tuban, Sumenep, dan Sidoarjo.

Hal itu dikuatkan pernyataan Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur Aliyadi Mustofa yang mengatakan, PKB fokus menggarap daerah yang menjadi basis partai sehingga kepala daerah yang berasal dari kader bisa dipertahankan.

"Kami harus realistis agar daerah yang basis PKB dapat dipimpin kembali oleh kader murni," ujar Aliyadi saat dikonfirmasi Tagar, Kamis, 11 Juli 2019.

PKB akan menggarap kabupaten/kota lainnya yang menggelar Pilkada serentak. Partai bergambar bumi dikelilingi bintang sembilan itu menargetkan dapat kemenangan sapu bersih.

Saat ini PKB tengah melakukan konsolidasi di tingkat provinsi guna merealisasikan target kemenangan menyeluruh. "Jika sudah dimenangkan, baru ditambah jumlah kemenangan untuk calon yang diusung," ucapnya.

Baca juga: PKB Ingin Mengisi Posisi Mendikbud?

Terkait calon yang akan diusung, partai akan memprioritaskan kader internal. Namun tidak menutup kemungkinan PKB memberi ruang kepada kader eksternal.

Semua nama yang mencuat ke permukaan di tiap daerah selanjutnya diserahkan ke DPP PKB. Selanjutnya pengurus pusat menganalisa siapa saja yang diusung.

"Di pusat nanti sudah bisa menganalisasi seluruh calon kepala daerah baik dari kader maupun eksternal yang layak diusung oleh PKB mendatang," ucapnya.

Untuk informasi, sebanyak 19 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menggelar Pilkada serentak pada tahun 2020. Di antaranya, Sumenep, Trenggalek, Surabaya, Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar. Kemudian Kota Blitar, Kabupaten Malang, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Tuban.

Selain itu, Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik, dan Kabupaten Kediri. KPU telah menyiapkan tanggal 23 September 2020 sebagai pelaksanaan Pilkada serentak. []

Baca juga: PKB Ajukan 10 Nama Calon Menteri, Cak Imin Ketua MPR