UNTUK INDONESIA
Pertebal Nasionalisme di Razia Prokes Masker Magelang
Puluhan warga Magelang terjaring razia protokol kesehatan penggunaan masker. Mereka disanksi yang sifatnya mempertebal nasionalisme.
Dua warga Magelang tak pakai masker kena sanksi melafalkan Pancasila. Sanksi pelanggaran protokol kesehatan ini juga untuk mempertebal nasionalisme warga. (Foto: Tagar/Polsek Dukun)

Magelang - Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Hal itu tergambar dalam pemberian sanksi di razia masker petugas gabungan Kabupaten Magelang. Selain edukasi pentingnya protokol kesehatan (prokes), sanksi juga bisa mempertebal rasa nasionalisme warga. 

Seperti yang terlihat dalam operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan digelar Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Tengah dan Satgas Kabupaten Magelang yang terdiri TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan hingga petugas BPBD dan Pemadam Kebakaran, Kamis, 22 Oktober 2020.      

Sanksi ada yang berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan sanksi sosial berupa menyanyikan lagu, menghafalkan Pancasila, menyebutkan nama-nama pahlawan.

Razia digelar di Pasar Talun dan Pasar Soka, Desa Sewukan, Kecamatan Dukun.  Ragam sanksi diberikan ke warga yang kedapatan tidak pakai masker. 

"Sanksi ada yang berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan sanksi sosial berupa menyanyikan lagu, menghafalkan Pancasila, menyebutkan nama-nama pahlawan," kata Kasi Binwas Satpol PP Kabupaten Magelang Bambang.

Dalam operasi itu sebanyak 72 orang yang ditindak. "Dari jumlah tersebut, paling banyak diberikan sangsi sosial berupa menghafalkan Pancasila, sebanyak 50 orang. Sisanya menyebutkan nama pahlawan, menyanyikan lagu, dan teguran lisan," sambung dia.

Dia menyebutkan, penindakan dan pemberian sanksi sesuai dengan Peraturan Bupati Magelang Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca juga: 

Kepala Polsek Dukun Inspektur Polisi Satu Suyanto menambahkan operasi yustisi dimaksudkan agar warga sadar pentingnya mematuhi prokes demi mencegah Covid-19. Pemberian sanksi sekaligus untuk memupuk dan mempertebal semangat nasionalisme warga. 

"Dengan rutinitas operasi yustisi seperti ini, warga juga yang akan merasakan dampaknya. Yakni untuk mencegah penyebaran virus corona," katanya.

Dia meminta, meski tidak sedang dilaksanakan operasi yustisi, warga harus tetap disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 4M. Yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. []

Berita terkait
Para Pejabat Padangsidempuan Pakai Masker di Dagu dan Mulut
Rapat paripurna HUT ke-19 Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara di DPRD setempat dikabarkan berlangsung tanpa protokol kesehatan.
Video Viral Pemuda di Tegal Tak Pakai Masker Maki Polisi
Ditegur karena tak pakai masker, seorang pemuda memaki-maki polisi. Video tersebut jadi viral di media sosial.
Kena Razia Masker Satpol PP Semarang Malah Dapat Sembako
Petugas Satpol PP Kota Semarang memberi hadiah berupa paket sembako kepada warga yang pakai masker saat razia protokol kesehatan.
0
Pertebal Nasionalisme di Razia Prokes Masker Magelang
Puluhan warga Magelang terjaring razia protokol kesehatan penggunaan masker. Mereka disanksi yang sifatnya mempertebal nasionalisme.