UNTUK INDONESIA
Penyebab PN Sleman Hentikan Layanan Seminggu
Pengadilan Negeri Sleman menghentikan layanan selama seminggu mulai 14 September. Berikut alasannya.
Pengumuman penghentian sementara layanan di PN Sleman terhitung 14 September hingga seminggu ke depan. (Foto: Tagar/Muhammad Ridwan)

Sleman - Pengadilan Negeri Sleman Kelas IA menghentikan kegiatan perkantoran dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) selama tujuh hari mendatang. Langkah ini diambil setelah seorang pegawai di instansi tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam edaran SK Ketua Pengadilan Negeri Sleman No. W13/U2/3601/ OT.01.2/IX/2020 tentang Penghentian Kegiatan Perkantoran Sementara dan PTSP Sementara Kecuali untuk Pelayanan yang Sifatnya Urgent dan Mendesak Selama Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Humas PN Sleman,‎ Rosihan Juhriah Rangkuti menuturkan pegawai yang terjangkit Covid-19 diketahui setelah dilakukan rapid test untuk 90 pegawai di PN Sleman pada 7 September lalu. Hasilnya, 9 aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja dinyatakan reaktif dan dilanjutkan dengan swab test.

"Berdasarkan arahan dari rumah sakit Bethesda, yang reaktif dilanjutkan dengan swab test. Dan hasilnya satu orang dinyatakan positif pada Jumat‎ 11 September lalu," ungkapnya saat ditemui pada Senin, 14 September 2020.

Dan hasilnya satu orang dinyatakan positif pada Jumat‎ 11 September lalu.

Atas temuan tersebut, PN Sleman melakukan penghentian kegiatan perkantoran dan pelayanan PTSP sementara terhitung sejak Senin 14 September hingga tujuh hari mendatang. Selain itu seluruh agenda persidangan yang sebelumnya sudah dijadwalkan, juga ikut ditunda.

"Kegiatan sidang yang mendesak tetap dilanjutkan, tapi yang penahanannya masih bisa diperpanjang kami tunda. Hari ini tidak ada sidang, sudah kami mundurkan semuanya," katanya.

Humas PN Sleman,‎ Rosihan Juhriah RangkutiHumas PN Sleman,‎ Rosihan Juhriah Rangkuti saat memberikan keterangan pers perihal penutupan sementara layanan PN Sleman selama seminggu ke depan. (Foto: Tagar/Muhammad Ridwan)

Rosihan mengatakan, pegawai yang terjangkit virus Covid-19 bekerja di bagian kepegawaian dan bukan merupakan warga Sleman. Selain itu empat orang pegawai yang sering berhubungan kerja dengan yang bersangkutan, juga sedang dilakukan swab.

Baca Juga:

"Penyebarannya bukan dari kantor, karena tidak ada pegawai lain yang positif. Dan tinggalnya tidak di Sleman, tapi di Kota Yogya,"terangnya.

Saat ini, sejumlah petugas tengah melakukan upaya pembersihan dan penyemprotan desinfektan ke seluruh ruangan di PN Sleman. "‎Saat ini sedang kami lakukan pembersihan di semua ruangan dan juga penyemprotan desinfektan. Kami harapkan empat pegawai yang di-swab nanti hasilnya negatif, layanan akan kami buka kembali," tuturnya. []

Berita terkait
Ada Penularan C-19 di Perkantoran Yogyakarta
Penularan corona di Kota Yogyakarta terjadi di perkantoran. Sebelumnya di puskesmas, Warung Soto Lamongan dan PKL Malioboro.
Lurah dan Ketua RW di Kota Yogyakarta Terpapar C-19
Kantor Kelurahan Kotabaru di Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta ditutup karena ada yang terpapar C-19. Pelayanan dialihkan di kecamatan.
Jakarta PSBB, Jalur Masuk Kota Yogyakarta Diperketat
Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memperketat jalur masuk menjelang pemberlakuan PSBB Jakarta jilid II yang rencananya mulai 14 September 2020.
0
IHSG Akhir Pekan Naik Usai Pelaporan Kinerja Emiten Q3 2020
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Oktober 2020 naik 0,4 persen di posisi 5.112,19 poin.