UNTUK INDONESIA
Penganiaya Dua Anak di Labuhanbatu Berniat Membunuh
Korban penganiayaan menuturkan pengalamannya ketika dihajar oleh keluarga pengusaha minyak di Kabupaten Labuhanbatu.
Dua pelaku penganiayaan saat diamankan di sel tahanan Mapolres Labuhanbatu. (Foto: Tagar/Habibi)

Labuhanbatu - AP, 16 tahun, korban penganiayaan, menuturkan pengalamannya ketika dihajar oleh keluarga pengusaha minyak di Lingkungan VI, Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Menurut AP, yang dihajar bersama temannya, A, 14 tahun, mengaku pemilik minyak sangat kesal kepada mereka dan tampak seperti ingin membunuh mereka pada saat kejadian, Kamis 23 Januari 2020.

Pengakuan itu disampaikan AP saat ditemui di RSUD Rantauprapat, Sabtu 25 Januari 2020. "Dibilangkannya (Asiang) sama Mamakku, dibilangnya mau dibunuhnya kami," sebut AP.

AP membenarkan dirinya dan A mengambil minyak solar milik Asiang sebanyak lima liter dari kapal boat di pinggir sungai.

Agar melakukan tes urine kedua pelaku, jika terbukti kasusnya harus dikembangkan

"Iya, Bang. Kami ketahuan ambil minyak solar lima liter. Digimbalinya kami, aku ngak sadar lagi, kawanku lebam-lebam juga, dibuangnya kami ke pinggir sungai," tuturnya.

Pengguna Narkoba

Sejumlah kalangan menduga pelaku pemukulan dua anak itu adalah pengguna narkoba. Pasalnya, kedua anak dihajar secara brutal.

"Pantas saja kita menduga kalau pelaku seperti di bawah pengaruh narkoba. Gara-gara minyak solar lima liter kedua anak itu seperti mau dibunuhnya," ungkap Ketua LSM Aliansi Penyelamat Indonesia, Kabupaten Labuhanbatu, Muslim Manik, saat dimintai tanggapannya, Minggu 26 Januari 2020.

Manik mendesak Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat untuk melakukan cek urine terhadap dua pelaku. Jika terbukti positif, kasusnya harus dikembangkan.

"Kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus agar melakukan tes urine kedua pelaku, jika terbukti kasusnya harus dikembangkan darimana barang haram itu didapat. Hukum seadil-adilnya," tegas Manik.

AKBP Agus Darojat saat dikonfirmasi terkait dugaan penggunaan narkoba oleh kedua pelaku penganiayaan dua anak di bawah umur tersebut, menjawab singkat akan mengeceknya. "Nanti kita cek," tulisnya melalui WhatsApp. []

Berita terkait
2 Anak Korban Persekusi di Labuhanbatu, 1 Anak Yatim
Salah satu anak korban persekusi pengusaha di Kabupaten Labuhanbatuternyata seorang anak yatim.
Pelaku Penganiayaan 2 Anak di Labuhanbatu Ditangkap
Pelaku penganiayaan dua orang anak di bawah umur di Kabupaten Labuhanbatu ditangkap polisi.
Warga Labuhanbatu Serbu Rumah Penganiaya Dua Anak
Ratusan warga mendatangi rumah milik pengusaha minyak pelaku penganiayaan dua anak di Kabupaten Labuhanbatu.
0
Bubarkan Salat Berjemaah di Parepare Berujung Polisi
Seorang camat di Kota Parepare Sulsel dilaporkan ke polisi karena berusaha membubarkan jemaah yang hendak salat Jumat berjemaah.