UNTUK INDONESIA
Pencuri Motor di Indekos Bangkalan Ditangkap Polisi
Pelaku pencurian sepeda motor berinisial HLM 35 tahun, di indekos putri sekitar kampus Universitas Trunojoyo Madura dibekuk polisi.
Tersangka pencuri sepeda motor indekos UTM berinisial HLM 35 tahun, warga Desa Telang, Kecamatan Kamal. (Foto: Tagar/Nurus Solehen)

Bangkalan - Kepolisian Resort Bangkalan menangkap pelaku pencurian sepeda motor berinisial HLM 35 tahun, di indekos putri sekitar kampus Universitas Trunojoyo Madura. Pria tersebut merupakan warga setempat yakni Desa Telang, Kecamatan Kamal.

Kapolsek Kamal AKP Abdul Kadir mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 29 November 2019, sekira pukul 17.30 WIB. Sepeda motor yang dicuri bernomor polisi S 6770 MB.

"Korban dari Lamongan atas nama Aghnia Hilda Shafira 20 tahun, seorang pelajar di UTM," kata AKP Abdul kadir, Minggu 1 Desember 2019.

Pasalnya, Aghnia panik melihat sepeda motor yang diparkir mendadak hilang. Ia mengintrogasi ke teman kosnya untuk bertanya kemana motor miliknya tersebut. Karena tidak ada yang mengaku, Aghina kemudian mendatangi Polsek Kamal untuk melaporkan.

Penangkapan kepada HLM, di rumahnya dengan menyita barang bukti.

Setelah proses pelaporan, polisi pun tidak ambil lama dalam bertindak. Ia menyisir seluruh desa untuk melakukan penyelidikan. Meminta informasi dan pertolongan masyarakat.

"Sekitar pukul 22.30 WIB, kami melakukan penangkapan kepada HLM, di rumahnya dengan menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban," katanya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya sedang mendalami kasus. Karena bisa memungkinkan ada pihak lain yang ikut terlibat di dalamnya.

"Kami sedang melakukan penyidikan lebih lanjut, dan melakukan pengembangan kasus curanmor tersebut," ujarnya. [] 

Baca juga: 


Berita terkait
Tradisi Makan dan Tahlil di Kuburan Madura
Tradisi bawa makanan sambil tahlil melafalkan ayat-ayat suci Alquran di kuburan, masih lazim terpelihara baik di Madura. Seperti terjadi sore itu.
Didemo Dosen IAIN Madura Anggap PMII Ekternal Kampus
Eko didemo ratusan kader PMII Madura dan menuntut Rektor IAIN Madura Muhammad Kosim memecatnya.
Spanduk Dirusak PMII Protes Dosen IAIN Madura
Mahasiswa IAIN Madura memprotes sikap dosen yang diduga merusak banner organisasi PMII saat melaksanakan perekrutan kader.
0
Tiga Kecamatan di Cianjur Akan Menerapkan PSBB
Pemkab Cianjur akan lakukan PSBB parsial agar fokus penangan di wilayah yang rawan penyebaran Covid-19 sehingga tidak menyebar ke kecamatan lain