UNTUK INDONESIA
Pemkot Semarang Ancang-ancang Buka Bioskop
Pemkot Semarang berancang-ancang membuka operasional bioskop di wilayahnya. Prosedurnya, silakan ajukan izin operasional ke Disbudpar.
Pjs Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto usai mengecek penerapan protokol kesehatan bioskop di DP Mall Semarang. Pemkot Semarang berancang-ancang membuka operasional bioskop di wilayahnya. (Foto: Tagar/Agus Joko Mulyono)

Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berancang-ancang membuka operasional bioskop di wilayahnya. Ini berkaca dari melandainya penyebaran Covid-19 beberapa waktu terakhir. 

Pjs Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto mengatakan Pemkot Semarang akan memberikan izin kepada pengelola bioskop apabila protokol kesehatan telah diterapkan sesuai ketentuan.

Prosedur izin operasional sama seperti sektor pariwisata lain, yakni mengajukan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Selanjutnya Disbudpar bersama Gugus Tugas dan instansi terkait akan melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan. 

Rencananya, akan kami coba beberapa gedung bioskop untuk kami evaluasi apakah protokol kesehatan sesuai ketentuan atau tidak.

Dari langkah tersebut, akan dilakukan evaluasi. Jika memang ada hal yang kurang maka pengelola diminta memenuhinya.

“Jadi kami tidak langsung membuka tapi kami cek. Rencananya, akan kami coba beberapa gedung bioskop untuk kami evaluasi apakah protokol kesehatan sesuai ketentuan atau tidak. Kalau sesuai ketentuan, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan masyarakat,” terang dia, Sabtu, 17 Oktober 2020. 

Tavip sendiri telah melakukan pengecekan kesiapan operasional bioskop XXI The Premiere, DP Mall Semarang. Ia ingin memastikan bagaimana penerapan protokol kesehatan dan wajib 3M, yakni wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dan wajib menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

Baca juga: Para Penyaksi Kejayaan Bioskop di Pamekasan Madura 

Hasil pengecekan, pengelola telah menerapkan protokol kesehatan mulai dari sistem antrean, pengaturan tempat duduk, toilet, petunjuk arah keluar masuk, hingga penggunaan barcode.

“Tempat duduk juga diatur dua kosong satu isi, toilet tidak semua dipakai, petugas tiket tidak menyobek tiketnya tapi penontonnya sendiri. Semua juga sudah barcode,” ujar dia.

Baca lainnya: 

Tavip menambahkan, rencana pembukaan bioskop ini merupakan upaya pemerintah untuk menggerakan perekonomian masyarakat. Di sisi lain, kasus Covid-19 di Kota Semarang juga sudah mulai melandai. Namun bukan berarti pelaku usaha mengabaikan protokol kesehatan.

Setelah pengecekan di bioskop DP Mall, Pemkot Semarang akan melakukan evaluasi. Tavip berharap bioskop tersebut bisa segera beroperasi kembali agar perekonomian di Kota Semarang tidak terlalu lama stagnan.

“Begitu evaluasi oke, kita jalan. Biar tidak terlalu lama stagnan," imbuhnya. []

Berita terkait
Pemkot Yogyakarta Hati-hati Izinkan Pembukaan Bioskop
Pemkot Yogyakarta tidak gegabah memberi izin operasional bioskop di wilayahnya. Keselamatan warga lebih diutamakan.
Sirkulasi Udara dan Risiko Penularan Virus Corona di Bioskop
Profesor kesehatan di New York Medicine College mengungkapkan, bioskop memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.
Ganjar Komentari Rencana Pembukaan Bioskop
Gubernur Jawa Tengah berharap pengusaha tidak terburu membuka bioskopnya. Ia mengizinkan bioskop dibuka hanya di daerah zona hijau.
0
Kasus Bocah Dicekokin Miras di Luwu Timur Segera Disidangkan
Dua tersangka yang cekoki Miras bocah di Luwu Timur yang viral di Media Sosial beberapa waktu lalu segera disidangkan