UNTUK INDONESIA
Pelatih PSS Sleman Bandingkan Liga Hong Kong dengan Liga 1
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengatakan Hong Kong sudah persiapan menggelar kompetisi. Sebaliknya, Liga 1 masih berkutat soal perizinan.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengatakan Hong Kong sudah melakukan persiapan menggelar kompetisi. Sebaliknya, Liga 1 masih berkutat soal perizinan. Tampak pertandingan Liga 1 musim 2020 yang mengalami penundaan. (Foto: Tagar/sleman.id)

Sleman - Hong Kong sudah melakukan persiapan menggelar kompetisi. Sebaliknya, Liga 1 masih berkutat soal perizinan. Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic menuturkan situasi Hong Kong sudah membaik sehingga kompetisi sepak bola bisa digelar kembali. 

Pelatih Antonic menetap di Hong Kong dengan keluarganya. Dia juga sempat merencanakan kembali ke Indonesia untuk segera menangani PSS yang ditinggalkannya selama libur kompetisi. 

Hanya, rencana kedatangan eks pelatih Madura United ini akhirnya batal. Tidak ada kejelasan kompetisi, Liga 1 dan Liga 2, menjadikan PSS menunda keberangkatan Antonic ke Indonesia. Padahal, tiket sudah disediakan. Begitu pula persyaratan pelatih asal Serbia ini untuk masuk Indonesia sudah dibereskan.

"Situasi di Hong Kong jauh lebih baik dan oke. Liga sebentar lagi sudah dimulai

Selama di Hong Kong, pelatih Antonic disibukkan dengan aktivitas sebagai pundit sepak bola di salah satu stasiun televisi. Menurut dia saat ini situasi di Hong Kong sudah membaik, dan berangsur berjalan normal. Bahkan liga sepak bola profesional di negara bagian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) itu juga segera diputar kembali.

"Situasi di Hong Kong jauh lebih baik dan oke. Liga sebentar lagi sudah dimulai," kata Antonic saat dikonfirmasi, Selasa, 20 Oktober 2020.  

"Itu bagus untuk semua karena banyak orang, pelatih, pemain, bisa kembali ke kehidupan yang normal lagi," ujar pelatih yang rencananya sudah tiba di Sleman akhir pekan lalu.  

Namun kedatangan eks pelatih Persib Bandung dipastikan batal karena ketidakjelasan kompetisi sepak bola Tanah Air. Apalagi tim Super Elang Jawa meliburkan segala aktivitas karena belum ada kepastian liga.

"Rencana kembali ke Indonesia memang ditunda. Saya baru menangani tim selama 2 minggu, dan kemudian liga ditunda. Sampai sekarang liga juga belum ada kejelasan," ujar dia.

Lebih lanjut mantan pelatih tim nasional Hong Kong ini berujar, keputusan meliburkan skuat PSS berdasarkan diskusi tim pelatih dan manajemen. Menurut dia tanpa ada kepastian kompetisi, latihan yang dijalankan bakal tak maksimal. 

Klub Kecewa Tidak Ada Kepastian Liga

Antonic menuturkan dirinya dan seluruh awak tim termasuk semua klub dipastikan kecewa karena tak jelasnya kompetisi. Ini diperparah tidak adanya keputusan pasti dari federasi soal nasib kompetisi.

"Kompetisi misalnya dikatakan mulai November 2020. Namun kalau tidak dimulai November, akan dimulai Desember 2020. Kalau tidak di Desember, dimulai Januari 2021. Itu kami sudah tahu. Tapi lebih baik kalau kami tahu lebih jelas bagaimana rencana ke depan sehingga pemain bisa dipersiapkan untuk liga," kata mantan pemain yang pertama kali bermain di Asia dengan memperkuat Persebaya Surabaya ini. 

"Untuk apa kami berlama-lama latihan tetapi semangat tidak ada, kualitas latihan tidak ada. Pemain pasti tidak bekerja 100 persen. Jadi lebih baik pemain tetap di rumah bersama keluarga, dan saya sudah menyiapkan program latihan untuk pemain," ucapnya.

Baca juga:

Ketum PSSI: Presiden Joko Widodo Peduli Sepak Bola

Akhirnya, Pelatih Dejan Antonic Kembali ke PSS Sleman

Antonic yang merupakan bagian dari zlatna generacija (generasi emas) Yugoslavia bersama para legenda seperti Robert Jarni, Igor Stimac, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, Predrag Mijatovic, dan Davor Suker ini berharap ada kabar baik mengenai nasib kompetisi sepak bola Indonesia. Dia berharap PSSI mengantongi izin keramaian sehingga bisa menggelar kembali pertandingan.

"Saya berharap ada kabar baik sehingga kami bisa fokus ke sepak bola. PSSI semoga dapat izin, dan sepak bola kita bisa kembali," kata Antonic berharap. 

"Semoga kasus Covid-19 bisa turun di Indonesia, Pilkada berjalan normal, dan kemudian kita baru fokus ke liga," ujar dia memungkasi. []

Berita terkait
Pemain Diliburkan, Pelatih PSS Sleman Batal ke Indonesia
PSS Sleman meliburkan pemain setelah tak ada kabar kepastian pelaksanaan Liga 1. Pelatih Dejan Antonic pun batal kembali ke Indonesia.
Liga 1 Tak Pasti, Pelatih PSS Malah Kembali ke Sleman
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic sesungguhnya dijadwalkan tiba di Sleman akhir pekan ini. Namun dia dihadapkan dengan ketidakpastian Liga 1.
Izin Polri Soal Liga 1, PSS Sleman: Berharap Turun Mukjizat
Kompetisi Liga 1 2020 menunggu izin kepolisian untuk bisa digelar kembali. PSS Sleman berharap ada mukjizat agar izin keramaian bisa diturunkan.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.