UNTUK INDONESIA

Pejuang Covid-19 di Kota Cirebon Terima Penghargaan

Ribuan tenaga medis di Kota Cirebon mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis.
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis menyerahkan piagam penghargaan kepada tenaga medis di Kota Cirebon. (Foto: Tagar/Charles)

Cirebon - Ribuan tenaga medis di Kota Cirebon menerima penghargaan dari Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis. Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2020.

Penghargaan ini diberikan diberikan atas pengorbanan yang telah diberikan selama pandemi Covid-19. Selain itu juga diharapkan menjadi penyemangat mereka dalam melayani masyarakat.

Seluruh masyarakat, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda) telah melihat pengorbanan yang dilakukan oleh tenaga medis (nakes) di Kota Cirebon selama masa pandemi Covid-19.

“Berbanggalah karena diberi kesempatan untuk menjadi pahlawan,” ucap Azis pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 tingkat Kota Cirebon di halaman Balaikota Cirebon, Kamis, 12 November 2020.

Agar tidak semakin banyak tenaga medis yang berguguran, tutur Azis.

Untuk itu, Azis meminta agar tenaga medis menjaga semangatnya untuk tetap merawat pasien selama pandemi Covid-19 ini. “Jika semangat mereka menurun, akan semakin banyak lagi korban berjatuhan,” ujar Azis.

Sedangkan kepada jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon dan RSD Gunung Jati, Azis meminta untuk senantiasa menjaga dan melindungi tenaga medis yang ada di Kota Cirebon. “Agar tidak semakin banyak tenaga medis yang berguguran,” tutur Azis.

Menjaga dan melindungi nakes di Kota Cirebon diantaranya bisa dilakukan melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat untuk menjaga agar tidak ada lagi nakes yang terpapar Covid-19.

Pada peringatan HKN ini, Pemda Kota Cirebon memberikan penghargaan untuk 1.494 untuk tenaga medis dan non medis. Selain itu penghargaan diberikan pula untuk hotel yang selama ini telah membantu penanganan Covid-19 di Kota Cirebon. Masing-masing hotel Santika, hotel Ono’s dan Langensari.

Baca juga: Pesan Risma ke Tenaga Medis di Peringatan Hari Kesehatan

Baca juga: 54 Tenaga Medis di Nagan Raya, Aceh Positif Corona

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto, menjelaskan dari 1.494 yang mendapatkan penghargaan, ada sekitar 700 orang lebih yang merupakan tenaga medis. “Penghargaan tersebut setara dengan 5 Satuan Kredit Profesi (SKP),” kata Edy.

Bagi seorang dokter, ini berarti mereka telah mendapatkan sekitar 5 ribu pasien. Jumlah tersebut tentu sangat berpengaruh bagi tenaga fungsional mengingat setiap tenaga medis diwajibkan mengumpulkan sekitar 20 hingga 25 SKP setiap tahunnya.

Penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Cirebon. “Ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah daerah kepada tenaga medis yang telah berjuang keras di masa penyebaran Covid-19 ini,” kata Edy. []

Berita terkait
Insentif Belum Dibayar, Relawan Covid-19 Pessel Kecewa
Relawan Covid-19 Pesisir Selatan kecewa terhadap pemerintah daerah yang tidak memberikan kepastian pembayaran insentif.
Bilik Sterilisasi Covid Berbiaya Rp 1, 4 M di Dairi Rusak
Pengadaan berbiaya Rp 1,4 miliar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi. Masih baru diadakan bilik tersebut sudah rusak.
ICW Sebut BNPB Tak Transparan, Satgas Bongkar Penggunaan Dana Covid-19
Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito membongkar penyerapan anggaran corona yang digelontorkan pemerintah ke BNPB, usai disori ICW.
0
Pejuang Covid-19 di Kota Cirebon Terima Penghargaan
Ribuan tenaga medis di Kota Cirebon mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis.