UNTUK INDONESIA
Paul Pogba, Suporter Rasis itu Bodoh
Pemain Manchester United Paul Pogba menyebut suporter rasis itu orang bodoh. Dia mengaku terbiasa dicemooh rasisme oleh usporter.
Pemain Manchester United Paul Pogba menyebut suporter rasis itu orang bodoh. Pogba dikabarkan menerima tawaran pindah dari Juventus. Dia siap menghadapi cemooh suporter rasis. (Foto: dailymail.co.uk)

Jakarta - Gelandang Manchester United Paul Pogba menilai suporter rasis sebagai orang bodoh. Menurutnya dia memiliki cara tersendiri menghadapi suporter karena tidak ada gunanya menanggapi mereka. 

Kabar Pogba yang siap kembali ke Juventus membuat dirinya bakal menghadapi teriakan rasisme saat bertanding. Musim lalu, problem rasisme dari suporter kembali mencuat di beberapa pertandingan Serie A Italia. Seperti biasa, pemain yang menjadi korban rasisme tak lain mereka yang berkulit hitam. 

Gelandang tim nasional Prancis ini merasa sedih dengan kondisi sepak bola Italia yang masih belum bisa mengikis rasisme. Menurut dia mereka yang berlaku rasisme dengan mencemooh pemain lawan yang berkulit hitam sesungguhnya tak lebih dari suporter yang bodoh. 

Mereka tidak menghormati pemain lawan, berarti mereka tidak menghormati pemain di tim yang didukung. Saya tidak tahu apakah mereka memang rasis atau memang dungu

"Sangat menyedihkan melihat hal itu di lapangan sepak bola. Suporter bertindak rasis, tetapi klub yang didukungnya juga memiliki pemain berkulit hitam. Mereka ini seperti orang bodoh," kata Pogba dalam wawancara dengan Times. Wawancara dilakukan setelah terpetik rumor kalau Pogba sudah menyatakan kesediaannya kembali ke Juve. 

Menurut pemain berusia 26 ini suporter yang berperilaku rasis sesungguhnya tidak menghormati pemain lawan. Ini berarti mereka juga tidak menghormati pemain berkulit hitam di klub yang didukungnya. 

"Mereka tidak menghormati pemain lawan, berarti mereka tidak menghormati pemain di tim yang didukung. Saya tidak tahu apakah mereka memang rasis atau memang dungu. Saya kerap mendengar teriakan rasisme. Tetapi saya tidak bereaksi dan lebih baik tersenyum saja," kata Pogba. 

Sasaran Rasisme

Pemain yang membela Juve pada 2012 sampai 2016 ini beberapa kali menjadi sasaran rasisme. Namun dia punya cara tersendiri menghadapi ejekan bernada rasisme. Menurutnya lebih baik tidak berbantahan saat menghadapi suporter bodoh seperti itu, 

"Suatu ketika kami bertanding melawan Fiorentina. Saat saya keluar dari bench, beberapa orang mengeluarkan suara seperti monyet. Lalu, saya tanya kepada mereka, mengapa melakukan itu. Lalu saya memberikan jersey kepada mereka. Respons mereka? Mereka tampak senang dan menyambut saya usai pertandingan. Kalau saya mengajak mereka berbicara soal rasisme, itu sama saja dengan bertindak bodoh," jawabnya. 

Pogba yang berusaha dipertahankan Man United tengah diincar Real Madrid. Klub La Liga Spanyol pun sudah menyiapkan penawaran kepada Man United. 

Hanya, Madrid kalah cepat dengan Juve yang sudah melakukan pendekatan personal dengan Pogba. Bahkan petinggi Juve sampai menemui Pogba di Turki untuk melakukan pembicaraan. Pertemuan dilakukan usai Pogba memperkuat Prancis di pertandingan kualifikasi EURO 2020 melawan Turki. []

Berita terkait Paul Pogba:

Berita terkait
0
Tujuan Jokowi Pilih Nadiem Makarim Jadi Mendikbud
Presiden memilih Eks CEO dan Founder Gojek Nadiem Anwar Makarim sebagai Mendikbud di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.