UNTUK INDONESIA
Pasien yang Meninggal Dunia di Dairi Positif Corona
Hasil rapid test pasien yang meninggal di RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, dinyatakan positif terpapar virus corona.
RSUD Sidikalang di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. (Foto: Tagar/Robert Panggabean)

Dairi - Hasil rapid test pasien yang meninggal di RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada Sabtu, 4 April 2020 pagi, dinyatakan positif terpapar virus corona. 

Namun demikian, seseorang yang hasil rapid test-nya positif, perlu melakukan metode swab.

Demikian siaran pers Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Edison Damanik, disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Untung Roy Boy Nahampun, Sabtu, 4 April 2020 sore.

“Memang positif, namun demikian seorang yang hasil rapid test positif perlu melakukan metode swab, yakni pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yang bisa mendeteksi langsung keberadaan virus corona. Hasil akhir pemeriksaan ini, yang akan benar-benar memperlihatkan adanya virus corona,” katanya.

Rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Rapid test hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring,” tambah Nahampun.

Dipaparkan, pasien laki-laki yang meninggal itu berusia 47 tahun. Memiliki riwayat diabetes mellitus (kencing manis). Masuk rumah sakit pada Selasa, 31 Maret 2020. Keluhan demam sudah empat hari, disertai batuk, dan menceret satu hari.

Saat pemeriksaan, suhu tubuh pasien 36,5 derajat celsius. Tindakan medis yang dilakukan, foto thorax (dada), pemeriksaan laboratorium, dan dirawat di ruang VIP.

Karena tidak ada perbaikan kesehatan pasien, dilakukan konsul ke dokter spesialis paru pada Jumat, 3 April 2020. Setelah melalui pemeriksaan lanjutan dilakukan lagi foto thorax dan pemeriksaan darah rutin.

“Diperoleh hasil kondisi kesehatan yang semakin memburuk. Pada 3 April 2020 pukul 19.20 WIB, pasien dipindahkan ke ruang isolasi. Selanjutnya pada 4 April 2020 dilakukan rapid test untuk antisipasi, dengan hasil positif. Pada Sabtu, 4 April 2020 pukul 08.30 WIB, pasien meninggal dunia,” papar Nahampun.

Dilanjutkan Nahampun, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Dairi melalui gugus tugas telah melakukan pemulasaran jenazah sesuai protokol dan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Jajaran dan kelompok kerja terkait melaksanakan pelacakan terhadap kontak pasien termasuk keluarga dan rekan kerjanya. “Petugas akan melakukan penyemprotan disinfektan di area tempat tinggal dan tempat kerja,” imbuh Nahampun.

Adapun jenazah pasien dimaksud langsung dimakamkan petugas dari RSUD Sidikalang. 

“Keluarga ikhlas dan tabah menghadapi musibah, jenazah langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sidiangkat, setelah doa pemberangkatan dilakukan,” jelas Nahampun.

Pemkab Dairi meminta kesadaran masyarakat yang pernah melakukan kontak erat dengan almarhum dalam kurun waktu 14 hari, agar secara sukarela melaporkan diri kepada petugas atau pusat medis setempat.

Pemkab Dairi mengimbau seluruh masyarakat untuk serius dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Tidak menanggap remeh, namun tetap tenang dan waspada.

Diminta kerja sama masyarakat dan semua pihak untuk mensosialisasikan dan mengedukasi sesama akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, bekerja, belajar dan beribadah di rumah, pembatasan sosial serta jaga jarak fisik.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasien RSUD Sidikalang, penduduk Kelurahan Batang Beruh, perbatasan dengan Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, meninggal dunia pada Sabtu, 4 April 2020 pagi.[]

Berita terkait
Warga Dairi Tolak TWI Sitinjo Lokasi Karantina ODP
Puluhan warga Dairi menolak Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo dijadikan sebagai lokasi karantina bagi ODP Covid-19.
Pasien RSUD Dairi Meninggal Diduga Terpapar Covid-19
Satu orang pasien RSUD Dairi meninggal dunia diduga terinfeksi Covid-19.
Pakai Duit Pribadi, Wabup Dairi Semprot Disinfektan
Wakil Bupati Dairi bersama Keturunan Borsak Sirumonggur Sihombing melakukan penyemprotan disinfektan.
0
Jokowi Saksikan Ketua MA Syarifuddin Mengucap Sumpah
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyaksikan pengucapan sumpah M. Syarifuddin sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 2020-2025.