UNTUK INDONESIA
Paramedis Jangan Khawatir, Stok APD di Magelang Aman
Selain tercukupi, stok APD untuk paramedis dan pihak terkait di Kabupaten Magelang masih ada di gudang BPBD setempat.
Ilustrasi APD untuk tenaga medis di penanganan Covid-19. Stok APD untuk wilayah Kabupaten Magelang hingga saat ini dalam posisi aman untuk memenuhi kebutuhan paramedis dan pihak terkait. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

Magelang - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang memastikan persediaan alat pelindung diri (APD) saat ini masih aman. Selama ini, kebutuhan APD untuk paramedis dan petugas pemakaman juga terpenuhi. 

Sejauh ini persediaan APD aman, baik untuk petugas pemakaman dan paramedis.

Gugus Tugas mencatat sedikitnya 800 APD masih tersimpan di gudang logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. "Sejauh ini persediaan APD aman, baik untuk petugas pemakaman dan paramedis," kata Koordinator Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Edy Susanto, Minggu, 3 Mei 2020.

Menurut Edy, stok  APD tersebut belum didistribusikan karena belum ada permintaan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang sejauh ini tidak hanya membantu rumah sakit dan puskesmas setempat, namun juga di Kota Magelang.

"Antara lain di RSUD Tidar, RST Soejono dan RSJ Soerojo, karena banyak juga warga Kabupaten Magelang yang dirawat disana," tutur Edy yang juga Kepala Pelaksana BPBD itu.

Dia menyebutkan, persediaan APD yang ada tidak hanya dari pengadaan pemerintah namun juga bantuan atau hasil corporate social responbility CSR) dari masyarakat maupun badan usaha pemerintah dan swasta.

"Mereka ada yang membantu APD, seperti baju hazmat, kacamata kesehatan, helm safety, APD waterprof, shoes cover, disinfektan dan lainnya. Bahkan ada juga yang membantu telur dan logistik pangan lainnya," ujar Edy.

Sementara itu, data Covid-19 di Kabupaten Magelang hingga Minggu, 3 Mei 2020 pukul 15.00 WIB, yakni ODP sebanyak 79 orang, PDP sebanyak 21 orang, konfirmasi positif sebanyak 19 orang.

"Pasien terkonfirmasi positif dirawat di beberapa rumah sakit, yaitu di RSUD Tidar, RST, RSJ Soerojo dan RSUD Muntilan," kata juru bicara Gugus Tugas Covid-19, Nanda Cahyadi Pribadi.

Nanda juga kembali mengingatkan warga masyarakat untuk menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama di lingkungan masing-masing.

"Baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Pakai masker saat keluar rumah, tunda mudik, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, jaga daya tahan tubuh," tutur Nanda. []

Baca juga: 

Berita terkait
Riwayat Tenaga Medis RS Tidar Magelang Positif Covid
Tenaga medis di RSUD Tidar Kota Magelang positif Covid-19, tertular dari pasien yang pernah berkontak dengan orang klaster Gowa.
Pasien Positif Corona Asal Salaman Magelang Sembuh
Pasien positif virus corona di Kabupaten Magelang yang sembuh bertambah. Total ada tiga pasien, terbaru pasien asal Salaman.
20 PDP Covid Meninggal di Kabupaten Magelang
20 warga Kabupaten Magelang berstatus PDP meninggal, satu di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.
0
Kemenag Bantu Kuota Internet untuk PJJ Pendidikan Agama
Kementerian Agama akan mengalokasikan anggaran triliunan rupiah untuk mendukung pembelajaran jarak jauh pendidikan agama.