Orang Tua Murid Antusias Sambut Sekolah Tatap Muka

Sejumlah orang tua murid turut senang bahkan menyambut baik pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang dilakukan mulai Senin, 30 Agustus 2021.
Siswa sekolah dasar yang memakai masker dan pelindung wajah mengikuti kelas, saat sekolah dibuka kembali di tengah pandemi Covid-19, di Jakarta, 7 April 2021. (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Jakarta - Sejumlah orang tua murid turut senang bahkan menyambut baik pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang dilakukan mulai Senin, 30 Agustus 2021.

Yono, orang tua murid dari SDN Lebak Bulus 04 Pagi, Jakarta Selatan, misalnya, mengatakan PTM akan membuat anaknya lebih maksimal dalam belajar.

Bahkan menurutnya, belajar online yang diterapkan selama ini dinilai kurang efektif bagi siswa atau anak.

"Belajar online itu kurang efektif, anak juga kayaknya tidak pintar-pintar kalau tidak bertemu guru. Tapi keadaannya begini, kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa," katanya.

Sementara itu, orang tua murid kelas 3, Nani juga mengungkapkan antusiasnya pembelajaran tatap muka (PTM). Senada dengan Yono, Belajar daring menjadi beban tersendiri bagi orang tua.

"Kita sudah biasa pusing di rumah. Waktu ditanya mau atau enggak PTM, langsung mengizinkan. Belajar online di rumah itu bikin pusing, tapi dinikmati aja," katanya.

Orang tua murid SDN Cengkareng Barat 15 Pagi, Cengkareng, Jakarta Barat, Wulan, mengatakan bahwa sangat senang dengan dimulainya pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan secara ketat.


Belajar online itu kurang efektif, anak juga kayaknya tidak pintar-pintar kalau tidak bertemu guru. Tapi keadaannya begini, kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa.


"Senang sih sekolah tatap muka, udah enggak daring lagi, soalnya kalau daring pusing juga ngerjain tugasnya. Pusing karena dari rumah. Udah gitu aku kerja juga. Capenya dobel," kata Wulan.

Sebelum mengantar anaknya sekolah, Wulan mengaku telah membelikan sejumlah perlengkapan bagi putrinya. "Masker double, faceshield, hand sanitizer dari rumah. Sama air minum, kalau makan enggak kan udah di rumah," katanya.

Pengamat sekaligus praktisi pendidikan Darmaningtyas mengatakan bahwa sekolah tatap muka yang akan diberlakukan kembali tidaklah menjadi permasalahan bagi zona yang aman.

“Sejak dulu pun saya sepakat saja untuk sekolah tatap muka, bagi yang zona hijau, pesisir, pedesaan yang warganya tidak banyak berinteraksi dengan dunia luar, jadi sekolah tatap muka tidak masalah," kata Darmaningtyas.

Praktisi pendidikan Ai Nurhidayat merespons positif sekolah tatap muka yang dikabarkan akan kembali diberlakukan.

“Kondisi terkini sudah baik, untuk sekolah, untuk kami para penyelenggara menyambut baik dengan mulai dibukanya sekolah tatap muka dengan aturan-aturan tertentu,” kata Ai.

Ai Nurhidayat menambahkan bahwa kesetujuannya atas sekolah tatap muka harus diiringi dengan protokol kesehatan (prokes) yang baik, dari pihak sekolah maupun pemerintah.

“Pihak pemerintah, satuan pendidikan dan sekolah harus memfasilitasi sekolah tatap muka seperti sudah dilakukannya vaksinasi bagi para pihak terkait dan bisa saja kegiatan di sekolahnya tidak harus didalam kelas terus-menerus, seperti berinteraksi seperti biasa saja, namun intensitas dan jaraknya harus sesuai protokol kesehatan yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan telah mengeluarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1.026 Tahun 2021 tentang sekolah secara terbatas pada 30 Agustus mendatang.

Keputusan Gubernur DKI yang diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 23 Agustus 2021 yang lalu.

"Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka secara terbatas dan atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri," bunyi Kepgub tersebut. []

Baca Juga: 

Berita terkait
Pakar Pendidikan Sambut Baik Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka
Pengamat sekaligus praktisi pendidikan Ai Nurhidayat merespon positif mengenai sekolah tatap muka yang dikabarkan akan kembali diberlakukan.
Pemprov Jateng Siap Gelar Sekolah Tatap Muka Besok
Sejumlah wilayah di Indonesia perlahan tengah mempersiapkan untuk menggelar pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas mulai Senin, 30 Agustus 2021.
Ikatan Dokter Anak: Sekolah Tatap Muka Bisa Dimulai Bertahap
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan catatan penting untuk sekolah tatap muka yang akan segera dilaksanakan mulai besok.
0
Jokowi Tinjau Program Vaksinasi dari Pintu ke Pintu di Kota Cirebon
Presiden Jokowi tinjau vaksinasi Covid-19 dar pintu ke pintu, di Kampung Pengampaan, Kec Harjamukti, Kota Cirebon, 31 Agustus 2021