Darmaningtyas Sambut Baik Sekolah Tatap Muka

Darmaningtyas memberikan catatan bahwa untuk kota-kota besar yang ingin melakukan sekolah tatap muka memiliki resiko yang sangat tinggi.
(Foto: UNICEF/2021/Dayne)

Jakarta - Pengamat sekaligus praktisi pendidikan Darmaningtyas mengatakan bahwa sekolah tatap muka yang akan diberlakukan kembali tidaklah menjadi permasalahan bagi zona yang aman.

“Sejak dulu pun saya sepakat saja untuk sekolah tatap muka, bagi yang zona hijau, pesisir, pedesaan yang warganya tidak banyak berinteraksi dengan dunia luar, jadi sekolah tatap muka tidak masalah," kata Darmaningtyas kepada Tagar, Senin, 30 Agustus 2021.

Kendati demikian, Darmaningtyas memberikan catatan bahwa untuk kota-kota besar yang ingin melakukan sekolah tatap muka memiliki resiko yang sangat tinggi, didasari oleh beberapa alasan.

“Untuk daerah-daerah atau kota yang angka Covid-nya masih tinggi, mobilitas dan interaksinya tinggi, saya kira akan sangat berisiko, yang berisiko bukan hanya murid, gurunya pun demikian," ujarnya.

"Sebagai contoh di Jakarta, memang 90% sudah di vaksin, tapi yang menjadi guru di sekolah-sekolah Jakarta kan bukan hanya orang Jakarta saja, ada dari berbagai macam daerah, harus dipastikan dulu apakah sudah di vaksin atau belum, dan perjalanannya ke Jakarta memiliki potensi terinfeksi atau tidak," sambungnya.

Selain itu, Darmaningtyas juga menanggapi bahwa terdapat dua macam orang tua yang memiliki pandangan berbeda terkait dengan dibukanya kembali sekolah tatap muka, menurutnya perbedaan tersebut adalah hal yang wajar.


Sejak dulu pun saya sepakat saja untuk sekolah tatap muka, bagi yang zona hijau, pesisir, pedesaan yang warganya tidak banyak berinteraksi dengan dunia luar, jadi sekolah tatap muka tidak masalah.


“Wajar saja terdapat perbedaan reaksi akan hal ini, ada orang tua yang mempunyai fasilitas yang minim dan orang tua yang malah cenderung bersekolah (terutama tingkat TK dan SD), pasti mereka para orang tua yang akan mendukung akan diberlakukannya lagi sekolah tatap muka," katanya.

"Tetapi disisi lain yang mempunyai fasilitas lengkap, orang tua yang terdidik dan berpenghasilan cukup pasti keberatan akan hal ini," ujarnya.[]

(Bariq Yonanda)

Baca Juga:

Berita terkait
Asesmen Jadi Syarat Penerapan Sekolah Tatap Muka di Jakarta
Pembukaan sekolah pelaksanaan tersebut akan difokuskan pada sekolah yang sebelumnya sudah dilakukan uji coba PTM pada bulan lalu.
Jadwal Alokasi Waktu Asesmen Nasional untuk Peserta Didik
Sedianya, Asesmen Nasional akan digelar pada September hingga Oktober tahun 2021.
Peraturan dan Tata Tertib Peserta Asesmen Nasional
Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.
0
DK PBB Minta Agar Taliban Biarkan WN Afghanistan Pergi
DK PBB minta agar Taliban izinkan semua warga Afghanistan dan orang asing yang ingin meninggalkan negara itu