UNTUK INDONESIA
Nanang Suyono, WNI Perawat Meninggal Covid-19 di Kuwait
Nanang Suyono berusia 42 tahun, warga negara Indonesia, perawat, meninggal di Kuwait setelah sebulan menderita Covid-19. Ia dimakamkan di Kuwait.
Nanang Suyono berusia 42 tahun, warga negara Indonesia, perawat, meninggal di Kuwait setelah sebulan menderita Covid-19. Ia dimakamkan di Kuwait. (Foto: Antara)

Jakarta - Nanang Suyono berusia 42 tahun, seorang warga negara Indonesia (WNI) berprofesi sebagai perawat di Kuwait, meninggal dunia karena Covid-19. Nanang mengembuskan napas terakhir pada Senin dini hari waktu setempat setelah satu bulan menderita penyakit tersebut. 

Kabar duka itu disampaikan Forum Diaspora Indonesia di Kuwait (FDIK).

"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas kematian salah satu frontliners perawat Indonesia. Beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di Kuwait," kata Ketua FDIK Ibnu Munzir seperti diberitakan Antara, Senin malam, 25 Mei 2020.

Nanang Suyono merupakan perawat yang bekerja di Pusat Dialisis Khalid Abdul Mohsen Al-Nafisi di Rumah Sakit Al-Sabah, Kuwait. Ia dinyatakan positif terjangkit virus corona pada 25 April 2020.

Mereka mengalami penundaan pembayaran gaji dan memerlukan bantuan pangan.

Saat itu Nanang langsung menerima penanganan medis di rumah sakit, kemudian dipindahkan ke ruang perawatan intensif (ICU) Rumah Sakit Jaber, yang merupakan lokasi pusat perawatan pasien Covid-19 di Kuwait.

Ibnu Munzir menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi bahwa jenazah Nanang telah dimakamkan pukul 9 pagi waktu setempat di sebuah pemakaman umum di Sulaibikhat, distrik di Ibu Kota Kuwait City.

Sebanyak 58 orang WNI di Kuwait didiagnosis terkena Covid-19 per 25 Mei 2020. "Sebagian besar dari mereka adalah perawat, dengan jumlah 46 orang," menurut data dihimpun Satuan Tugas Covid-19 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kuwait.

Data tersebut juga menyebutkan dua pasien di antaranya meninggal dunia. Selain Nanang, seorang WNI perempuan meninggal dunia pada 22 Mei 2020.

Kepada WNI di Kuwait lain yang tidak terpapar virus corona namun mengalami kesulitan akibat wabah Covid-19, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuwait City bersama FDIK dan PPNI serta sejumlah organisasi lain secara aktif memberikan bantuan.

Ibnu mengatakan sudah lebih dari seribu paket sembako telah disalurkan kepada WNI di sana. "Mereka mengalami penundaan pembayaran gaji dan memerlukan bantuan pangan. Juga ada bantuan obat-obatan suplemen dan untuk penderita Covid-19." []

Baca juga:

Berita terkait
Mereka yang Bekerja Mati-matian Tangani Covid-19
Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, para tenaga kesehatan berjuang mati-matian menangani pandemi Covid-19.
Doni: Vaksin Covid Belum Ditemukan, Patuhi Protokol
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Vaksin Covid-19 belum ditemukan.
Idul Fitri, Pasien Sembuh Covid-19 Total 5.402 Orang
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah penambahan pasien sembuh bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.
0
7 Pasien Sembuh dan Nol Kasus Baru Corona di DIY
Dua hari terakhir tidak ada penambahan kasus baru Corona di DIY.