Muhammadiyah dan NU Mayoritas Dukung Jokowi

Dua ormas Islam terbesar Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah mayoritas dukung Jokowi di Pilpres 2019.
Jokowi banyak mengoleksi sneakers dari merek lokal hingga internasional. (Foto: Instagram/@jokowi)

Surabaya, (Tagar 10/4/2019) - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir meyakini mayoritas atau sebagian besar warga Muhammadiyah, juga Nahdlatul Ulama (NU) mendukung pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019.

"Dari survei kredibel, saya lihat Jokowi di angka 52 persen dan optimistis bisa 60 persen. Artinya, warga Muhammadiyah yang mendukung Jokowi di survei masih 52 persen dan saya yakin bisa 60 persen," ujarnya di Surabaya, Rabu (10/4) mengutip Kantor Berita Antara.

Suara Jokowi semakin naik dan solid itu karena kontribusi tokohnya. NU karena kiai Ma'ruf. Muhammadiyah juga punya, Mendikbud Muhadjir Effendy, Buya Syafii, Menkes Nila F Moeloek, Malik Fajar dan Soetrisno Bachir.

Menurut Sutrisno Bachir, suara pasangan Jokowi-Ma'ruf semakin hari semakin meningkat, baik itu di warga Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama, karena peran tokoh-tokoh yang ada di sana.

"Suara Jokowi semakin naik dan solid itu karena kontribusi tokohnya. NU karena kiai Ma'ruf Amin. Muhammadiyah juga punya, Mendikbud Muhadjir Effendy, Buya Syafii, Menkes Nila F Moeloek, Malik Fajar dan Soetrisno Bachir," ucapnya.

Selain itu, ia juga meyakini ke depan dua organisasi besar ini akan memiliki kontribusi lebih di kabinet Jokowi-Amin.

Di kedua organisasi tersebut, kata dia, pasti ada yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga, namun lebih banyak yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Di organisasi besar pasti ada yang pilih 01 atau 02. Tapi di NU dan Muhammadiyah mayoritas ke Jokowi-Ma'ruf. Lebih dari 40 persen ke Jokowi karena aspirasinya telah tersalurkan," katanya.

Pemilihan umum serentak pada 17 April 2019 akan memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Pemilihan presiden diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma`ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Hasil Pertemuan AHY dan Surya Paloh di Nasdem Tower
AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono mengaku sudah tiga kali ke Nasdem Tower kantor Surya Paloh. Kesepakatan apa dicapai di pertemuan ketiga mereka.