Mensos Risma Blusukan, Pencibir Dinilai Dangkal dan Picik Pikir

Aksi blusukan Mensos Risma viral. Banyak pihak menanggapi positif aksi Risma, tidak sedikit juga mencibir.
Tri Rismaharini saat sebagai Wali Kota Surabaya. (Foto: Tagar/IG)

Jakarta - Sejak Tri Rismaharini atau karib dipanggil Risma, menjadi Menteri Sosial, langsung terjun ke lapangan menemui rakyat dengan cara blusukan.

Aksi blusukan Risma pun viral dan menjadi trending di jagat media sosial. Banyak pihak menanggapi positif aksi Risma, tidak sedikit juga mencibir.

Terkait cibiran pihak-pihak atas aksi blusukan Risma, aktivis 98 Simson Simanjuntak mengatakan, sikap sinis yang ditunjukkan beberapa pihak terhadap kinerja Risma merupakan bentuk kedangkalan dan kepicikan berpikir.

"Semua orang juga tau bahwa terjun menemui masyarakat adalah ciri khas asli Bu Risma sejak beliau menjabat Wali Kota Surabaya," kata Simson, Sabtu, 9 Januari 2021.

Dia menyebut, sebagai kader PDI Perjuangan yang memiliki jargon menangis dan tertawa bersama rakyat, terjun ke akar rumput menemui rakyat adalah sebuah keharusan.

Sebab dengan turun menemui rakyat, Risma bisa melihat langsung akar persoalan dan segera bisa ditemukan formula jalan keluar penyelesaian.

Baca juga: Lulung Ingatkan Mensos Risma Fokus Urus Bansos

"Pandangan sinis terhadap aksi blusukan Bu Risma menemui gelandangan dan pengemis di Jakarta beberapa hari lalu, itu menurut saya sangat berlebihan. Apalagi menuduh aksi tersebut adalah settingan. Saya dengar juga sampai ada orang yang disuruh mengaku-ngaku di media sebaga gelandangan jadi-jadian, padahal yang bersangkutan bukan gelandangan yang pernah ditemui Bu Risma saat blusukan di seputaran Jalan Thamrin dan Jalan Sudirman Jakarta Pusat," ungkap senior Repdem itu.

Simson kemudian menduga ada pihak yang kepanasan dengan aksi blusukan Risma, apalagi sampai mengait-ngaitkannya dengan Pilgub DKI.

Dia berharap para pihak yang tidak senang dengan aksi blusukan Risma, berhenti mempolitisir apalagi sampai mendramatisir seolah-olah peristiwa bertemunya Risma sebagai Menteri Sosial dengan para tunawisma itu sebagai settingan.

Jadi tolong, kita bisa melihat bahwa manusia tanggung jawab kepada Tuhan, tolong dilihat itu, enggak usah kita lihat jabatannya

"Biarkan Bu Risma bekerja melayani rakyat dengan caranya. Yang penting dari blusukan yang dilakukan bisa menghasilkan sesuatu yang manfaatnya dirasakan oleh publik," tukas dia. 

Reaksi Risma

Merespons reaksi beragam soal blusukannya, Risma mengaku bingung atas berbagai kritik yang dilontarkan kepadanya.

Karena dia menilai, aksi blusukan merupakan kegiatan saling peduli terhadap orang lain.

Baca juga: Blusukan di Jakarta, Mensos Risma Tuai Pro dan Kontra

"Saya sebagai manusia dan tolong jangan lihat saya sebagai Menteri Sosial. Saya sebagai manusia saya lihat mereka tidur di gerobak, saya manusia apa kalau saya diam saja?" ujarnya.

Ia menjelaskan bahwaa dasar dari kegiatan yang dilakukan memiliki tujuan kemanusiaan. Menurutnya dia juga telah melakukannya sudah sejak saat menjadi Wali Kota Surabaya.

"Tidak usah lihat saya sebagai Menteri Sosial. Tetapi, saya juga bekerja dan saya tidak pernah menelantarkan pekerjaan saya," tukas Risma.

Karena dirinya telah diisukan melakukan kegiatan blusukan, Risma menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan porsi pekerjaannya sebagai Menteri Sosial.

"Bahkan sering saya telepon tiba-tiba tengah malam ke Surabaya, tolong ini ditangani, ini, ini, ini. Pernah suatu saat saya mau naik pesawat tiba-tiba ada orang yang tidak mau diajak ke rumah sakit oleh Linmas saya. Langsung saya tolong. Jadi tolong, kita bisa melihat bahwa manusia tanggung jawab kepada Tuhan, tolong dilihat itu, enggak usah kita lihat jabatannya," katanya. [] 

Berita terkait
Menanti Gerakan Gesit Menteri Sosial Tri Rismaharini
Menteri Sosoial Tri Rismaharini turun ke lapangan. Mendatangi gelandangan, pemulung dll. Suara tak sedap bermunculan. Opini Lestantya R. Baskoro.
Tanggapan Anies soal Pengemis yang Ditemui Mensos Risma
Tanggapan Anies Baswedan soal penemuan seorang pengemis di Jl.Sudirman Thamrin, Jakarta.
Fahri Hamzah Sebut Risma Tak Paham Perbedaan Menteri dan Wali Kota
Fahri Hamzah minta Mensos Risma mengerti dan dapat membedakan antara menjadi menteri dengan wali kota.
0
Mendagri Lantik Bupati dan Wakil Bupati Supiori, Serta Penjabat Bupati Boven Digoel
Mendagri melantik Yan Imbab & Nichodemus Ronsumbre sebagai Bupati dan Wakil Bupati Supiori juga Yimin Weya sebagai Penjabat Bupati Boven Digoel.