Pemerintah Kota Makassar

Mengenal Mata Uang Dolar Brunei Darussalam

Mata uang Brunei diikat pada Dolar Singapura.
(Foto: Pixabay/Vyngor/Brunei Darussalam).

Jakarta - Selain Singapura, negara ASEAN yang menamai mata uangnya dolar ialah Brunei Darussalam dan menggunakan sistem keuangan singapura dari 1800an - 1967. Tahun 1800-an, Dolar Dagang perak Meksiko (XMSD – silver Mexico Trade Dollar) digunakan sebagai mata uang di Brunei, tetapi hanya untuk sementara karena pembentukan daerah perlindungan Inggris (British protectorate). Otomatis Dolar Penempatan Selat (STSD) menjadi mata uang resmi negeri-negeri selat.

Saat Jepang menduduki Brunei dari 16 Desember 1941 sampai Juni 1945, Dolar Gumpyo Jepang diperkenalkan oleh pemerintah Jepang dan memiliki nilai yang sama dengan Dolar Selat. Bank Pembangunan Selatan ini didirikan pada 20 Februari 1942 dan menjadi bank pusat untuk Brunei, Myanmar, Indonesia, Malaysia, Filipina dan Singapura. Pada 26 Maret 1943, bank ini diizinkan untuk mengeluarkan uang kertas Jepang.

Bila Perang Lingkungan kehidupan II yang belakang sekalinya dan penempatan Selat dihentikan (1 April 1946), Dolar Penempatan Selat ikut dihentikan dan digantikan oleh Dolar Malaya. Dolar Malaya ini dikeluarkan oleh Lembaga Komisi Mata uang Malaya dari 1946 - 31 Desember 1951 dan Lembaga Komisi Mata uang Malaya - Borneo Britania dari 1952 - 1967. Akhirnya Brunei mendirikan lembaga mata uang pada 12 Juni 1967 dan mulai menarik mata uangnya sendiri.

Mata uang Brunei diikat pada Dolar Singapura. Mata uang yang dikeluarkan oleh Lembaga Mata uang Malaya - Borneo Britania tidak dapat dipergunakan di Brunei, Malaysia dan Singapura dimulai secara efektif pada 16 Januari 1969. Uang kertas yang dikeluarkan oleh pemerintah Brunei (Governmant of Brunei) dari 1967 – 1988 dan dikeluarkan oleh Negara Brunei Darussalem sampai sekarang. Namun nama lain untuk Dolar Brunei (B$) yaitu Ringgit, akantetapi orang Melayu Brunei tetap memanggilnya sebagai Ringgit Brunei (RB) dan yang lebih uniknya lagi pada lembaran uang kertas tercantum dua nama, bagian atas tertulis nilai nominal dalam ringgit dan belakang dalam dolar.

Perjanjian Perubahan pada tahun 1967 ditandatangani Brunei, Malaysia, dan Singapura pada 12 Juni 1967, di mana bank dan pihak berkuasa di ketiga negara ini akan menerima uang kertas dan koin dari dua negara lain tanpa biaya perubahan. Namun, Malaysia mengakhiri perjanjian ini dengan Singapura pada 8 Mei 1973. Sedangkan Brunei dan Singapura masih melanjutkan perjanjian itu sampai sekarang.

(Ghariza Syifa Riyashi)


Baca Juga:




Berita terkait
Sejarah Ringgit, Mata Uang Negara Malaysia
Bank Negara Malaysia pada 12 Juni 1967 mengeluarkan dolar Malaysia untuk kepentingan umum,
Mengenal Won Mata Uang Korea Selatan dan Ciri Khasnya
Mata uang won hadir pada tahun 1902 di Korea, di mana saat itu Korea Utara dan Selatan masih menjadi satu.
Mengenal Lira, Mata Uang Turki dan Sejarahnya
Pengenalannya sebagai mata uang dibagi menjadi dua fase. Fase pertama terjadi antara tahun 1923 dan 2005.